Bola / Bola Indonesia
Rabu, 09 Maret 2022 | 11:40 WIB
Pemain Arema Cronus Samsul Arif merayakan golnya ke gawang Semen Padang, Sabtu (4/10). [Antara/Ari Bowo] Sucipto]
Asisten pelatih tim nasional U-22 Singapura Noh Alam Shah memberikan keterangan terkait kondisi timnya di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu (27/11/2019). Latihan digelar sebagai persiapan menghadapi Indonesia dalam lanjutan Grup B SEA Games 2019, Kamis (28/11/2019). (Antara/Michael Siahaan)

Pendukung Arema, Aremania, tentu tak akan pernah lupa dengan sosok penyerang bengal asal Singapura, Noh Alam Shah.

Penyerang yang biasa disapa Along ini menjadi salah satu penyerang asing kesayangan Aremania karena sepak terjangnya yang berhasil mengantarkan Singo Edan menjadi juara Indonesia Super League (ISL).

Sepak terjang Along bersama Singo Edan pun tak berlangsung lama. Adanya dualisme di tubuh Arema pada 2012 membuatnya hengkang dan berlabuh ke Persib.

Di Persib pun, Along hanya bertahan sebentar saja. Tercatat ia hanya bermain untuk Maung Bandung selama setengah musim.

3. Samsul Arif

Pemain Persib Bandung Samsul Arif (kanan) berebut bola dengan PS TNI Wiganda Pradika (kiri). Antara Foto/Novrian Arbi.

Samsul Arif juga masuk dalam sejarah pemain yang pernah membela Arema dan Persib. Penyerang gaek yang kini membela Persebaya Surabaya ini memiliki perjalanan yang sama dengan Noh Alam Shah.

Samsul Arif sebelumnya merupakan penyerang andalan Arema. Terbukti ia berhasil membawa Singo Edan meraih dua gelar juara di ajang pramusim pada 2014 dan 2015.

Setahun berselang, tepatnya pada 2016, Samsul Arif harus hengkang dari Arema karena tak adanya kesepakatan soal kontrak.

Hal ini dimanfaatkan Persib Bandung yang kemudian menawarkannya untuk bergabung dan menjadi bagian skuat Maung Bandung pada 2016.

Baca Juga: 3 Alasan Ciro Alves Cocok untuk Persib Bandung

4. Cristian Gonzales

Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales [Antara/Ari Bowo Sucipto]

Cristian Gonzales merupakan salah satu penyerang legendaris Indonesia. Sebagian besar kariernya pun dihabiskan di Tanah Air.

Dalam perjalanannya, penyerang berjuluk El Loco ini pernah berseragam Persib Bandung selama dua musim dari 2009 hingga 2011.

Dalam kurun waktu tersebut, El Loco menjadi salah satu bomber menakutkan dan berhasil membuat Persib disegani lawan-lawannya. Hanya saja, ia gagal membawa Maung Bandung meraih gelar bergengsi.

Setelahnya El Loco hijrah ke Persisam Samarinda pada akhir tahun 2011. Dua musim merantau ke tanah Borneo, ia pun berlabuh ke Arema.

Di Arema, El Loco bertahan cukup lama, yakni selama lima tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pemain kelahiran Uruguay ini mampu membawa Singo Edan meraih beragam gelar.

5. Firman Utina

Gelandang Persib, Firman Utina, salah satu kandidat pemain terbaik Piala Presiden 2015 (Suara.com/Kurniawan Mas'ud].

Sedikit mundur ke sektor gelandang, ada sosok Firman Utina yang tercatat pernah membela Arema dan Persib Bandung.

Firman Utina terlebih dulu membela Arema yakni sejak tahun 2005 hingga 2007, di mana dirinya menjadi idola Aremania karena berhasil membawa Singo Edan menjadi juara Copa Indonesia sebanyak dua kali.

Usai dua musim bermain di Malang, Firman Utina lantas menyeberang ke Persib. Di Bandung pun, ia berhasil mempersembahkan gelar bergengsi yakni ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Dengan CV mentereng tersebut, Firman Utina menjadi satu-satunya pemain yang sukses bersama Arema dan Persib. [Zulfikar Pamungkas]

Load More