Suara.com - Borneo FC sukses mengamankan tiga poin usai mengalahkan Persiraja Banda Aceh 2-1 di laga pekan ke-31 BRI Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Selasa (15/3/2022).
Dua gol kemenangan Borneo FC dalam laga tersebut dicetak oleh Jonathan Bustos.
Tambahan tiga poin membuat Borneo FC nyaman di posisi enam klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022. Total, tim berjuluk Pesut Etam itu telah mengumpulkan 48 poin, unggul tujuh poin dari Persija Jakarta.
Sementara Persiraja yang memang sudah dipastikan terdegradasi masih tertahan di posisi juru kunci. Total, Laskar Rencong --julukan Persiraja-- mengumpulkan 13 poin dari 31 laga.
Persiraja yang tampil sudah tanpa beban bermain cukup bagus. Di awal-awal babak pertama Laskar Rencong merepotkan pertahanan Borneo FC.
Sayangnya, sulit bagi Persiraja membongkar pertahanan Pesut Etam yang tampil penuh disiplin.
Meski lebih banyak mendapat tekanan, Borneo FC justru berhasil membuka keunggulan lebih dulu di laga ini. Jonathan Bustos mencatatkan namanya di papan skor di menit 30.
Skor 1-0 untuk keunggulan Borneo FC bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Persiraja semakin gigih menyerang. Akan tetapi, serangan tersebut kerap gagal menelurkan peluang.
Baca Juga: Link Live Streaming Bali United vs Arema FC, Big Match BRI Liga 1 Sedang Berlangsung
Borneo FC pun tidak tinggal diam. Serangan cepat dibangun tim besutan Fakhri Husaini setiap ada kesempatan.
Memasuki menit 71, Borneo FC mendapat peluang emas untuk menggandakan keunggulan lewat titik penalti.
Jonathan Buston yang maju sebagai algojo tidak mensia-siakan peluang tersebut dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol Persiraja tidak patah semangat. Tekanan terus dilancarkan tim berjuluk Laskar Rencong.
Memasuki masa injuri, kerja keras Persiraja membuahkan hasil. Bruno Dybal berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah bola hasil tembakan kerasnya gagal diantisipasi Angga Saputro di menit 90+3.
Tapi sayangnya gol tersebut tak mampu menyelamatkan mereka dari kekalahan. Skor 2-1 untuk kemenangan Borneo FC bertahan hingga laga usai.
Berita Terkait
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana