Suara.com - Penyerang Persib Bandung Ezra Walian dipastikan absen pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2021/2022 kontra Persebaya Surabaya yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/3/2022) mendatang.
Dikutip Antara dari laman resmi klub, Selasa (1/3/2022), pemain bernomor punggung 30 tersebut terkena hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.
Ezra telah mengantongi tiga kartu kuning dan ini adalah pertama kalinya Ezra absen membela Persib di BRI Liga 1 2021/2022 akibat hukuman larangan bertanding.
Kartu kuning ketiga didapatkan Ezra pada laga kontra Madura United di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, 13 Maret lalu, sedangkan dua kartu kuning lainnya diterima di laga kontra Persiraja Banda Aceh (5/3/2022) dan Barito Putera (4/9/2022) lalu.
Pemain naturalisasi asal Belanda tersebut telah bermain 19 laga hingga pekan ke-31 Liga 1 2021/2022 dengan tampil selama 1.252 menit dan mencetak satu gol.
Sebelum Ezra, beberapa pemain skuad Pangeran Biru sudah mendapat akumulasi kartu kuning, antara lain Nick Kuipers, Victor Igbonefo, Marc Klok, Zalnando, Ardi Idrus, Esteban Vizcarra, Mohammed Rashid, dan Febri Hariyadi.
Sementara itu, bek Persib Henhen Herdiana memastikan timnya akan bekerja keras meraih poin maksimal di tiga laga sisa, yakni Persebaya, Persik Kediri, dan Barito Putera.
Sembilan poin menjadi target Pangeran Biru supaya tetap berada di papan atas dan bahkan berharap bisa berada di puncak klasemen BRI Liga 1 2021/2022.
"Sebagai pemain, kami selalu punya keinginan lebih seperti bermain ngotot dan meraih kemenangan dalam setiap laga. Apalagi tinggal tiga pertandingan tersisa. Kami ingin maksimalkan poin di akhir musim," kata pemain bernomor punggung 12 itu.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Nyaris Tumbang, Kasim Botan Selamatkan Persita dari Amukan Persik Kediri
Diakui Henhen, meraih kemenangan di sisa laga tersebut bukan hal mudah, namun dirinya tetap optimistis dengan hasil terbaik yang akan diraih di laga tersisa.
"Kami punya motivasi berlipat. Mudah-mudahan Allah berikan jalan dan Persib bisa meraih hasil terbaik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Bersih-bersih Usai Juara! Persib Bandung Depak Striker Spanyol
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey