Suara.com - Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez harus batal membela timnas Argentina pada kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol setelah dinyatakan positif terpapar COVID-19, Senin waktu setempat.
Dikutip Antara dari football-italia, Selasa (22/3/2022), Lautaro Martinez dipastikan absen membela Argentina ketika menghadapi Venezuela dan Ekuador karena harus menjalani isolasi mandiri.
Meski begitu, kehilangan Lautaro Martinez tak akan terlalu membebani Argentina karena skuad asuhan pelatih Lionel Scaloni tersebut telah memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.
Sebagaimana diumumkan oleh asosiasi sepak bola Argentina dan Inter, Lautaro diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes yang ia lakukan pada hari Minggu lalu, sebelum keberangkatannya ke tempat pemusatan latihan Albiceleste.
Saat ini, Lautaro akan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh protokol kesehatan setempat dan akan menjalani isolasi di kediamannya.
"Inter mengumumkan bahwa tes Lautaro Martinez hari Minggu menunjukkan hasil positif COVID-19 sebelum jadwal keberangkatan ke Argentina untuk bergabung dengan tim nasionalnya. Sang penyerang akan mengikuti peraturan kesehatan publik," tulis pernyataan resmi Inter.
Pihak Inter tentu mengharapkan pemain berusia 24 tahun akan tersedia pada 3 April mendatang untuk menghadapi laga melawan Juventus pada pekan ke-31 Liga Italia.
Pada akhir pekan lalu, Lautaro tercatat bermain selama 74 menit ketika Inter ditahan imbang oleh Fiorentina dengan skor 1-1, hal ini membuat pemain lain di laga tersebut berisiko turut terpapar COVID-19.
Baca Juga: Daftar Negara yang Paling Banyak Kirim Pemain Sepak Bola ke Luar Negeri, Brasil Teratas
Berita Terkait
-
Lionel Messi Mau Dibunuh: Dari Bom Rakitan hingga Ditembak Senjata AR-15
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Presiden Argentina Ribut dengan Presiden Brasil: Dia Pencuri dan Korup
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat