Suara.com - Tenggat waktu telah berlalu dan kini Raine Group yang ditunjuk Chelsea akan memangkas jumlah konsorsium calon pembeli The Blues menjadi tiga.
Chelsea terpaksa menjual sahamnya setelah pemiliknya yang asal Rusia, Roman Abramovich, dijatuhi sanksi oleh Inggris karena dugaan terkait dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Abramovich sudah menunjuk Raine Group, sebuah bank investasi berkantor pusat di New York, untuk menemukan pemilik baru. Berikutnya lembaga ini akan memeras jumlah calon pembeli menjadi tiga pasa Selasa (22/3/2022) waktu setempat.
Ada enam calon pembeli dan berikut informasi singkat mengenai keenamnya seperti dilaporkan The Mirror.
BLUE FOOTBALL CONSORTIUM
Pengusaha Inggris Nick Candy adalah wajah dari Blue Football Consortium yang awalnya terdiri dari investor Eropa dan Amerika Serikat. Taipan properti berbasis di London ini adalah penggemar berat Chelsea dan sudah mendapatkan dukungan dari mantan striker dan manajer The Blues Gianluca Vialli yang merupakan salah satu pendiri perusahaan investasi Tifosy Capital & Advisory.
Candy and Co diyakini telah mengajukan penawaran awal senilai 2 miliar pound. Kemungkinan nilai ini dia naikkan secara signifikan setelah mendapatkan dukungan dari investor Korea Selatan Hana Financial Group dan C&P Sports Group.
KELUARGA RICKETTS
Keluarga Ricketts adalah salah satu dari investor Amerika Serikat yang diyakini memiliki tangan kuat untuk mengambil alih Chelsea. Kerabat keluarga ini sudah memiliki klub Major League Baseball Chicago Cubs dan mereka percaya berada dalam posisi baik untuk menguasai Stamford Bridge.
KONSORSIUM TODD BOEHLY
Pengusaha Amerika yang memiliki saham dalam klub Major League Baseball Los Angeles Dodgers ini adalah salah satu yang pertama mengutarakan minat membeli The Blues dan membentuk konsorsium dengan miliarder Swiss Hansjorg Wyss dan investor properti Inggris Jonathan Goldstein.
Baca Juga: Ragam Selebrasi Unik Pierre-Emerick Aubameyang, di Antaranya Bergaya Son Goku
Firma investasi Clearlake Capital yang berbasis di California juga terlibat dan kemungkinan nilai penawaran mereka akan dinaikkan dari semua 2-2,5 miliar pound.
SAUDI MEDIA
Grup media terbesar di Timur Tengah in diyakini telah mengajukan tawaran awal paling besar senilai 2,7 miliar pound pekan lalu.
Mereka dimiliki pendukung The Blues Mohamed Alkhereiji yang juga didukung sejumlah investor lain di Arab Saudi. Konsorsium ini menempatkan renovasi Stamford Bridge dan Cobham, serta Chelsea Women, sebagai sebagai prioritas utamanya.
LORD SEB COE dan SIR MARTIN BROUGHTON
Penggemar Chelsea Lord Seb Coe berkongsi dengan Sir Martin Broughton, mantan ketua Liverpool dan wakil ketua International Airlines Group, untuk membeli Chelsea. Evolution Media Capital diyakini menjadi bagian dari grup ini, tetapi Lord Coe dan Sir Broughton belum membocorkan berapa nilai penawaran mereka.
CENTRICUS
Pada Senin, terungkap bahwa sebuah konsorsium Inggris telah ikut mengajukan penawaran membeli Chelsea. Perusahaan manajemen aset yang berbasis di London itu, manajer dana lindung nilai Cheyne Capital yang bernama Jonathan Lourie dan Bob Finch dari Talis Capital termasuk yang membentuk konsorsium ini. Salah satu pendiri Centricus Nizar Al-Bassam dan kepala eksekutif Garth Richie adalah juga penggemar Chelsea.
[ANTARA]
Berita Terkait
-
Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis