Suara.com - Pesepak bola Indonesia, Pratama Arhan mendapat dukungan dari klub barunya, Tokyo Verdy perihal menjalankan ibadah puasa pada April-Mei 2022.
Selain mengizinkan Pratama Arhan berpuasa, Tokyo Verdy yang merupakan klub kasta kedua Liga Jepang, J2 League, sangat memerhatikan makanan untuk eks pemain PSIS Semarang itu.
"Kami memahami umat muslim menjalankan puasa," ujar GM Tokyo Verdy Atsuhiko Ejiri dalam konferensi pers virtual, Jumat (25/3/2022).
"Kami pun sudah berdiskusi dengan koki di klub terkait Arhan, salah satunya terkait makanan nonhalal. Kami sangat bertanggung jawab akan hal itu."
Ejiri melanjutkan, Tokyo Verdy sangat memahami kepentingan para pemain asing karena mereka sering merekrut pesepak bola luar negeri.
Pratama Arhan sendiri menegaskan bahwa dirinya akan tetap berupaya menunaikan puasa, yang dimulai 2 April 2022.
Meski begitu, pesepak bola berusia 20 tahun itu tidak akan memaksakan puasa jika kegiatannya di Tokyo Verdy terasa terlalu berat.
"Misal ada situasi yang tidak memungkinkan untuk puasa, seperti saat pertandingan atau karena cuaca, saya tidak akan puasa. Namun, nanti akan diganti selesai Lebaran. Untuk makanan, selama ini semua aman," tutur Arhan.
CEO Tokyo Verdy Takaaki Nakamura juga menekankan bahwa pihaknya memastikan Pratama Arhan akan beraktivitas dengan nyaman selama berada di timnya.
Baca Juga: Pratama Arhan Fokus Benahi Fisik untuk Bisa Bersaing di Tokyo Verdy
Nakamura menyebut bahwa Tokyo Verdy sudah mendalami kebiasaan-kebiasan Arhan sebelum dia tiba di Jepang.
"Saling pengertian adalah yang terpenting. Sebelum Arhan bergabung, kami sudah melakukan riset mengenai cara Arhan beraktivitas agar dia nyaman di sini. Sebagai klub kami mengerti akan hal itu," kata Nakamura.
Pratama Arhan direkrut Tokyo Verdy dari klub Liga 1 Indonesia PSIS Semarang untuk dikontrak selama dua tahun mulai Maret 2022.
Tokyo Verdy merupakan salah satu klub tersukses di Jepang dengan mengumpulkan dua gelar juara J1 League, lima status kampiun Piala Emperor, enam trofi juara Piala J League dan satu kali juara Liga Champions Asia.
Klub yang saat berdiri (tahun 1969) bernama Yomiuri FC itu pertama kali terdegradasi ke J2 League pada tahun 2005 lantaran pada musim itu mereka menduduki posisi ke-17 (dari 18 tim) J1 League.
Namun, Tokyo Verdy kembali ke J1 League pada tahun 2008 sebelum terlempar lagi ke J2 League hingga saat ini, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Bermain di Tokyo Verdy, Ini Harapan Dubes RI untuk Jepang
-
Pratama Arhan Sebut 3 Keahliannya untuk Bersaingan di Liga Jepang
-
Ramadan Segera Tiba, Pratama Arhan: Saya Muslim, Saya Wajib Puasa
-
Tokyo Verdy Tertarik Datangkan Pemain Indonesia Lagi, Siap Datang Langsung
-
Tokyo Verdy Jamin Makanan untuk Pratama Arhan Halal
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat