Suara.com - Sikap tegas ditunjukkan Tira Persikabo. Mereka menolak permohonan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) perihal penggunakan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar untuk partai Persik Kediri vs Bali United di pekan pamungkas BRI Liga 1 2021/2022.
Sebelumnya, LIB memang telah meminta izin kepada 17 peserta BRI Liga 1 terkait rencana mereka menggelar laga Persik Kediri kontra Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (31/3). Surat bernomor 165/LIB-KOM/III/2022 itu dikirimkan LIB kepada klub-klub pada Senin (28/3/2022).
Dalam surat itu dijelaskan beberapa alasan mengapa Stadion Kapten I Wayan Dipta harus digunakan. Salah satunya adalah banyaknya tamu VIP yang bakal hadir mengingat itu adalah laga pamungkasnya.
Beberapa rujukan yang jadi pertimbangan LIB lainnya adalah surat Gubernur Bali bernomor B.31.426/25875/PORA/DIKPORA perihal Permohonan Venue Pertandingan Pekan Ke-34 dan Kehadiran Penonton tanggal 26 Maret 2022.
Seperti diketahui, dalam pertandingan tersebut akan digelar pesta penyerahan trofi BRI Liga 1 kepada Bali United yang menjadi juara musim ini.
Namun seusai regulasi BRI Liga 1 musim ini sejatinya tim tidak boleh bermain di markas mereka sendiri. Seperti diketahui Stadion Kapten I Wayan Dipta adalah kandang Serdadu Tridatu --julukan Bali United.
Oleh sebab itulah LIB mohon restu dari 17 peserta BRI Liga 1. Satu klub Tira Persikabo telah memberikan respons dan dengan tegas menolaknya.
"Tira Persikabo menyatakan menolak atau tidak setuju dengan rencana tersebut," kata Media Officer Tira Persikabo, Nandang Permana Sidik yang menyanpaikan pesan manajemen kepada awak media, Senin (28/3/2022).
Adapun LIB menunggu jawaban klub-klub BRI Liga 1 sampai dengan Senin (28/3/2022) pukul 18.00 WIB. Jika tidak mengirimkan respons, LIB menganggap tim tersebut telah setuju.
Berita Terkait
-
Bangkit dari Tiga Kekalahan, Bali United Bidik Tiga Poin Kontra PSIM Yogyakarta
-
PSIM Yogyakarta Hampir Full Team Lawan Bali United, Donny Warmerdam Siap dari Bangku Cadangan
-
PSIM Yogyakarta Makin Lengkap, Pemain Keturunan Belanda Disiapkan Lawan Bali United
-
Bali United Kebobolan 10 Gol dalam 4 Laga, Johnny Jansen Bakal Lakukan Apa?
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt