Suara.com - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel tak bisa menyembunyikan kekecewaanya setelah The Blues hancur lebur di tangan Real Madrid dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions 2021/2022, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB.
Menurut Thomas Tuchel, Chelsea layak kalah karena bermain di bawah standar dalam pertandingan yang berlangsung di kandang mereka sendiri, Stamford Bridge, London.
Duel Chelsea vs Real Madrid berakhir dengan skor 1-3. Los Blancos mencetak semua gol lewat hattrick Karim Benzema, sementara The Blues cuma mampu membalas lewat Kai Havertz.
"Pada level seperti ini, Anda tidak boleh bermain seperti itu, baik secara individual maupun sebagai tim," kata Tuchel pasca laga dikutip dari Antara, Kamis (7/4/2022).
"Kami tidak melakukan apa yang biasa kami lakukan dan kami jauh di bawah standar kami. Kemudian Anda kalah dalam pertandingan."
Dia mengakui timnya melakukan kesalahan dalam semua sektor permainannya. Segala instruksi yang dia ingin tak berjalan dalam laga tersebut.
"Tak hanya soal seberapa terbukanya kami, tetapi juga di mana kami mengumpan, bagaimana kami mengumpan, kapan kami mengumpan. Pada saat kami menyerang, intensitas, tantangan, tekad kami," papar Tuchel.
"Babak pertama sangat jauh dari standar yang kami sendiri sudah tetapkan. Kami tak bisa mengeluh ketika kami sudah kalah pada babak ini."
Tetapi Tuchel juga mengeluhkan penyelesaian akhir timnya setelah turun minum.
Baca Juga: Kejutan, Bayern Munich Dipecundangi Villarreal di Perempat Final Liga Champions
"Pada babak kedua kami melepaskan 16 tembakan berbanding satu. Anda selalu bisa bangkit, Anda bisa menyamakan kedudukan, Anda bisa memenangkan laga ini, tetapi jika Anda mengakhiri sendiri laga ini setelah 48 menit, itu makin sulit saja," terang Tuchel.
"Pada babak kedua kami masih memiliki peluang mengubah kedudukan jadi 3-2. Tapi tidak hari ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Ungkap Kunci Kemenangan Real Madrid atas Chelsea, 'Matikan' Satu Pemain Ini
-
Rebut Kemenangan Penting, Villarreal Kian Pede Singkirkan Bayern Munich dari Liga Champions
-
Nagelsmann Akui Bayern Munich Pantas Kalah dari Villarreal
-
Real Madrid Hancurkan Chelsea di Leg Pertama Perempat Final Liga Champions, Karim Benzema Hattrick
-
Hasil Bola Tadi Malam: Real Madrid Cukur Chelsea, Bayern Terjungkal, hingga Everton Dibenamkan Burnley
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota