Suara.com - Timnas Indonesia U-19 kembali merebut kemenangan saat uji coba. Kali ini mereka menang 2-1 saat bertemu Kyungil University di Auxiliary Mini Stadium, Daegu, Korea Selatan, Kamis (7/4/2022).
Adapun dua gol Timnas Indonesia U-19 diciptakan oleh Arsa Ramadan Ahmad menit 38. Lalu, Rabbani Tasnim menit 81 lewat titik putih.
Sementara itu, satu gol lawan dicetak oleh Gyeong Il-uni menit ke-90+1. Hasil ini membuat tim Merah Putih mengantongi kemenangan ketiganya selama TC di Korea Selatan.
Pelatih Shin Tae-yong merasa senang dengan kemenangan yang didapat Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan menunjukkan perkembangan yang luar biasa.
"Saya sangat senang dengan hasil ini 0 karena pemain semakin hari terus meningkat kemampuannya dan membaik. Pastinya ada progres dari sini," kata Shin Tae-yong dalam rilis PSSI.
Lebih lanjut, juru formasi asal Korea Selatan itu mengungkap beberapa perkembangan para pemain Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, yang paling terlihat dari sisi mental dan agresivitas pemain.
"Sejauh ini selama pemusatan latihan di Korea Selatan peningkatan yang paling signifikan terlihat dari para pemain adalah di sisi mental dan agresivitas permainan, serta usaha pemain untuk selalu bisa memenangkan pertandingan," terang Shin Tae-yong.
"Itu adalah hal-hal yang menurut saya punya progres sangat baik," jelas pelatih 51 tahun tersebut.
Dalam perjalanannya selama pemusatan latihan di Korea Selatan, tim ini sempat mengalami kekalahan 1-5 melawan Yeungnam University, kemudian 0-7 saat bertemu Korea Selatan U-19.
Kemenangan pertama dengan skor 2-1 didapatkan saat melawan Daegu University. Lalu kembali kalah 1-5 melawan Korea Selatan U-19.
Setelah itu bermain imbang 2-2 melawan Gimcheon Sangmu FC. Kemudian, meraih kemenangan 2-0 atas Pohang Steelers FC disusul Kyungil University dengan hasil 2-1.
Timnas Indonesia U-19 rencananya akan kembali menggelar satu uji coba terakhir, melawan Pohang Steelers FC, Sabtu 9 April 2022.
Berita Terkait
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Shin Tae-yong Ubah Strategi, Persija Andalkan Tim Senior di Piala Presiden 2026
-
Pemain Baru Persija Langsung Angkat Topi Merasakan Atmosfer Dilatih Shin Tae-yong
-
Persija Cuma Turunkan Pemain Pelapis, Shin Tae-yong Tidak Bermaksud Remehkan Piala Presiden
-
Shin Tae-yong Angkat Tangan Soal Nasib Andritany Ardhiyasa Bersama Persija
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik