Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa mendadak meninggalkan rapat di Senayan pada Senin (14/9/2026) setelah menerima telepon dari Mensesneg. (Tangkap layar)
  • Purbaya Yudhi Sadewa mendadak meninggalkan rapat di Senayan pada Senin (14/9/2026) setelah menerima telepon dari Mensesneg.
  • Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Purbaya dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara.
  • Purbaya tidak sempat menandatangani hasil kesimpulan rapat karena posisinya langsung digantikan oleh Suahasil Nazara.

Suara.com - Momen pergantian Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) pada Senin (14/9/2026) menyisakan cerita menarik.

Pasalnya, Purbaya masih mengikuti Rapat Gabungan Komite Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sejak Senin pagi. Namun, di tengah rapat, ia mendadak mendapat telepon dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan meninggalkan ruang rapat.

Tak lama setelah itu, Purbaya diketahui dicopot dari jabatan Menkeu dan digantikan oleh Suahasil Nazara.

Rapat gabungan tersebut memiliki agenda Pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan.

Rapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Purbaya hadir secara langsung sebagai mitra rapat DPD RI dalam kapasitasnya sebagai Menkeu. Selain Kementerian Keuangan, turut hadir Kementerian PPN/Bappenas dan Bank Indonesia.

Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi yang memimpin rapat mengungkapkan dinamika yang terjadi sebelum Purbaya meninggalkan ruangan.

Menurut Nawardi, jalannya rapat pada awalnya berlangsung normal dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda perubahan posisi Purbaya di kabinet.

"Jadi santai saja, tidak ada kelihatan mau di-reshuffle atau apa Pak Purbaya," ujar Nawardi saat menceritakan peristiwa tersebut kepada Suara.com, Senin (14/9/2026) sore.

Mendadak Ditelepon Mensesneg

Nawardi mengatakan, rapat awalnya berjalan seperti biasa. Seluruh mitra rapat menyampaikan paparannya, kemudian para senator melakukan sesi pendalaman melalui sejumlah pertanyaan.

Sebagai pimpinan rapat, Nawardi kemudian memutuskan rapat diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB. Para mitra, termasuk Purbaya, diminta memberikan tanggapan atas pendalaman yang disampaikan para senator.

Namun, sekitar pukul 14.10 WIB, saat Purbaya masih memberikan tanggapan, Nawardi mendadak menerima pesan dari seorang rekannya.

Pesan tersebut meminta Nawardi menyampaikan kepada Purbaya agar segera mengangkat telepon dari Mensesneg yang disebut sudah beberapa kali mencoba menghubunginya.

"Saya sampaikan ke Pak Purbaya, 'Tolong angkat dulu telepon dari Mensesneg,' karena ditelepon tidak diangkat. Mungkin teleponnya tidak dipegang atau ada jeda. Karena katanya penting sekali dari Presiden, saya persilakan (Purbaya) keluar untuk angkat telepon," kata Nawardi.

Purbaya kemudian meminta izin meninggalkan ruang rapat untuk menerima panggilan tersebut.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com