Suara.com - Penampilan impresif ditunjukkan Johor Darul Ta'zim (JDT) di fase grup Liga Champions Asia 2022-2023. Dua laga disudahi dengan kemenangan meyakinkan atas klub-klub top China dan Korea.
Di bawah komando Benjamin Mora, JDT sukses membabat wakil China, Guangzhou dan Ulsan Hyundai selaku raksasa Korea Selatan.
Torehan dua kemenangan membawa Johor Darul Ta'zim bertengger di puncak klasemen sementara Grup I Liga Champions Asia 2022-2023.
Performa menakjubkan JDT ini sebenarnya tak mengejutkan jika menilik penampilan mereka beberapa tahun ke belakang, khususnya di tahun 2015.
Saat itu, JDT berhasil merengkuh gelar juara Piala AFC 2015 setelah mengalahkan FC Istiklol di laga final berkat gol semata wayang Leandro Velazquez.
Digelar di Stadion Respublikansky pada 31 Oktober 2015, pertandingan berjalan ketat seiring kedua tim berusaha untuk bisa mencetak gol lebih dulu.
JDT yang diperkuat pemain timnas Malaysia seperti Safiq Rahim dan Amri Yahyah berhasil membuka keunggulan pada menit ke-23.
Lewat aksi Leandro Velazquez, bola hasil sepakan keras menyusur tanah gelandang asal Argentina ini tak mampu dibendung kiper tim tuan rumah, Nikola Stostic.
Padahal Isiklol diuntungkan sebagai tuan rumah dalam laga tersebut. Namun dukunga penuh suporter tak membuat kedudukan berubah atau bahkan berbalik.
Baca Juga: Tekad Bhayangkara FC Menangkan Laga Pamungkas Liga 1 demi Lolos Piala AFC
Skor 1-0 bertahingga hingga waktu normal berakhir dan wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir, JDT memastikan diri sebagai tim ASEAN pertama yang mampu merengkuh trofi Piala AFC.
Rasa bangga menyelimuti Leandro setelah gol tunggal yang diciptakannya mampu membawa sejarah tersendiri untuk JDT sekaligus sepak bola ASEAN.
"Saya akan selalu mengingat gol saya untuk JDT di final Piala AFC 2015. Tapi itu sekarang di masa lalu" ucap Velazquez usai pertandingan.
"Hari ini, saya mencetak gol kenangan lainnya untuk JDT, kali ini di ACL. Saya ingin mencetak lebih banyak gol dan membantu JDT tampil baik di turnamen." imbuhnya.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Imbas 5 Pemain yang Baru Gabung Timnas, Liga Malaysia Siap Ubah Jadwal Pertandingan
-
Cuma 5 Pemain yang Baru Gabung TC, Ini Curhatan Pelatih Timnas Malaysia U-23
-
Berlaga di Liga 1 dan AFC Cup Musim Depan, Kualitas Tim Jadi Sorotan Manajeman PSM Makassar
-
Momen Kejayaan Persipura, Pernah Hajar Jawara Piala AFC Al-Kuwait dengan Skor 6-1
-
Saddil Ramdani Tak Bisa Main di SEA Games 2021, Suporter Indonesia Silaturahmi ke Akun Sabah FC: #SaddilForTimnas
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi