Suara.com - Pelatih Barcelona, Xavi mengakui bahwa timnya sangat sulit untuk bersaing dengan Manchester City dalam mendapatkan jasa penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, karena keadaan keuangan klub saat ini.
Media-media Inggris, Jerman dan Eropa telah melaporkan bahwa Haaland akan segera merapat ke Manchester City di bursa musim panas nanti.
Pemain Timnas Norwegia itu diyakini akan meninggalkan Dortmund demi merumput di Inggris, dengan dilaporkan bahwa City dapat merampungkan kesepakatan dengan Dortmund pekan depan setelah klausul rilisnya ditebus.
Laporan terkini, Haaland juga sudah menjalani tes medis di Belgia yang membuatnya tinggal selangkah lagi berkostum City.
Barcelona sempat dikabarkan menjadi pilihan pertama untuk Haaland, tetapi Xavi kini mengakui bahwa situasi ekonomi klubnya membuat mereka tidak bisa bersaing.
"Ini sangat sulit karena situasi ekonomi," kata pelatih asal Spanyol itu pada konferensi pers jelang pertandingan Liga Spanyol Barcelona vs Celta Vigo yang akan dihelat Rabu (11/5/2022) dini hari WIB nanti.
"Saya tidak bisa membohongi Anda, tetapi itulah kenyataannya," tambah eks gelandang Barca itu seperti dilansir GOAL, Selasa (10/5/2022).
“Saya tidak akan mengatakan (itu hanya karena uang). Saya tidak akan meremehkan proyek olahraga klub lain. Kami bukan satu-satunya klub dengan proyek bagus. City telah memenangkan banyak gelar dan bersaing di level puncak."
"Namun, bila apa yang Anda katakan terjadi (dan Barca tidak merekrut Haaland), itu karena masalah keuangan."
Baca Juga: Prediksi Aston Villa vs Liverpool di Liga Inggris, 11 Mei 2022
Haaland diketahui memiliki klausul rilis sebesar 75 juta euro (sekitar Rp1,14 triliun) dan ditambah dengan komisi agen, yang dipegang oleh Mina Raiola sebelum meninggal dunia, serta ayahnya.
Bahkan bila Barcelona bisa mendapatkan Haaland dengan kesepakatan harga yang lebih rendah, tidak mungkin mereka dapat menyanggupi permintaan gajinya yang sangat tinggi.
Meski sudah menyerah mendapatkan Haaland, Xavi menegaskan bahwa Barcelona akan aktif di bursa transfer mendatang agar tetap memiliki tim yang kompetitif di kompetisi domestik dan Eropa.
"Barca harus memperkuat tim setiap musim, tetapi terlebih lagi bila kami kalah. Namun, situasi keuangan yang kami miliki telah memaksa kita untuk menjual pemain agar mendapatkan pemain baru," ucap Xavi.
"Ini adalah salah satu situasi tersulit dalam sejarah klub, tetapi kami harus memperkuat diri untuk menjadi kompetitif. Kami akan menilai di antara semua orang di klub ini apa yang bisa kami lakukan dan melangkah dari sana."
Berita Terkait
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan Mulai Rp100 Ribu dengan Bunga 0 Persen
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
Raka Raki Jatim Terguncang: Finalisnya Terseret Dugaan Kekerasan Seksual & Paksa Aborsi
-
Ulasan Jakarta Sebelum Pagi: Menelusuri Misteri di Balik Kiriman Bunga
-
Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.500 Triliun, Tapi Ekonomi Daerah Tak Kunjung Terangkat
-
Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola
-
Baca Watak Orang Lewat Weton, Begini Cara Menghitungnya
-
Paramitha Hilang 2 Tahun Ternyata Dibunuh Sopir Travel dan Dibuat Jadi Tengkorak
-
BGN Larang Siswa Bawa Pulang MBG: Makanan Tak Terpantau Bisa Berujung Keracunan