Suara.com - Asisten pelatih timnas futsal Indonesia Sayan Karmadi memuji keberhasilan skuad Garuda mencatatkan sejarah dengan mengantungi medali perak SEA Games 2021.
"Kami dipastikan meraih medali perak. Anak-anak sudah bermain bagus," ujar Sayan ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu (18/5/2021).
Dalam lanjutan futsal putra SEA Games 2021 di Ha Nam, Vietnam, Rabu, Indonesia menahan imbang Thailand dengan skor 1-1. Hasil itu diikuti kemenangan telak 4-0 yang dibukukan tuan rumah Vietnam atas Myanmar di pertandingan selanjutnya.
Kedua hasil itu membuat Indonesia yang saat ini memimpin klasemen sementara futsal putra berformat round robin tersebut dengan raihan delapan poin dipastikan bakal finis di urutan kedua.
Pasalnya, Indonesia sudah menuntaskan empat jadwal pertandingan mereka, sedangkan tuan rumah Vietnam dan Thailand akan bertemu di rangkaian laga hari terakhir pada Jumat (20/5).
Vietnam saat ini menempati posisi kedua di atas Thailand karena keunggulan selisih gol, yakni surplus 10 berbanding surplus lima, meski kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin.
Secara matematis Vietnam hanya butuh hasil imbang melawan Thailand untuk melompati Indonesia, yang memiliki selisih gol surplus sembilan, dan meraih medali emas. Sedangkan Thailand wajib menang untuk merebut emas dari tuan rumah.
Raihan perak di Vietnam menjadi torehan bersejarah sebab itu merupakan raihan pertama bagi futsal putra sejak futsal dipertandingan di SEA Games 2007.
Sebelumnya, futsal putra hanya mampu meraup medali perunggu yaitu di SEA Games 2007, 2011 dan 2013.
Meski demikian, Sayan Karmadi menegaskan bahwa staf pelatih tetap akan mengevaluasi performa timnas futsal di SEA Games 2021.
Salah satu kekurangan Ardiansyah Runtuboy dan kawan-kawan adalah penyelesaian akhir yang belum maksimal.
"Pemain harus bisa memaksimalkan peluang," tutur Sayan.
Timnas futsal Indonesia tidak bisa berleha-leha setelah SEA Games 2021 karena harus mengikuti Piala Asia Futsal AFC 2022 di Kuwait pada 25 September-20 Oktober 2022.
Menurut Sayan, skuadnya fokus menatap turnamen itu, tetapi pemain terlebih dahulu akan dipulangkan ke klub masing-masing.
"Biar anak-anak fokus ke klubnya dahulu," kata dia.
Berita Terkait
-
Kompetisi Futsal SMA Digelar di 4 Kota, Talenta Muda Berpeluang Dilirik Hector Souto
-
Timnas Futsal Indonesia Diundang Cupa Del Mundo 2026, Bakal Tantang Brasil
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Neuer Comeback, Musiala Jadi Kunci: Nagelsmann Bocorkan Starter Jerman Lawan Curacao
-
Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Koeman Pilih Summerville, Depay Cadangan
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian