Suara.com - Gelandang Franck Kessie mengatakan dia senang bisa mempersembahkan gelar juara Liga Italia untuk AC Milan sebelum hengkang ke Barcelona pada musim panas ini.
Franck Kessie dan AC Milan tidak sepakat soal persyaratan pribadi untuk kesepakatan baru sehingga ia memilih untuk tidak memperpanjang masa baktinya di San Siro.
"Saya melakukan apa yang saya harus lakukan dan saya pikir ini adalah cara terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Kessie dikutip dari football-italia, Kamis (26/5/2022).
Pemain asal Pantai Gading itu lanjut mengatakan lima tahun terakhir ketika bersama AC Milan merupakan tahun yang penting untuknya karena ia sangat berkomitmen terhadap proyek ini.
Dirinya mengatakan sangat senang untuk kota, klub, penggemar saya, pelatih, untuk saya dan seluruh keluarga saya untuk keberhasilan menjuarai Liga Italia ini.
"Ini adalah bulan terakhir kontrak saya di sini, tetapi dalam lima tahun ini kami bisa kembali ke Liga Champions dan memenangkan Scudetto," ungkap Kessie.
Pada musim ini, Franck Kessie menjadi bagian penting dari AC Milan dengan mencatatkan 39 penampilan serta menyumbangkan 7 gol dan 1 assist di segala ajang.
Selain itu, pemain berusia 25 tahun itu juga menjadi bagian dari AC Milan yang sukses menjuarai Liga Italia, mengakhiri penantian selama 11 tahun setelah terakhir kali keluar sebagai juara pada musim 2010/11.
Pemain tim nasional Pantai Gading tersebut datang ke AC Milan pada Juli 2017 lalu telah mencatatkan 223 penampilan serta menyumbangkan 37 gol dan 16 assist di segala ajang.
Baca Juga: Bisa Menepi hingga 8 Bulan ke Depan, Zlatan Ibrahimovic Gantung Sepatu?
Berita Terkait
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Catatan Tak Masuk Akal Pemain Keturunan Milik Akademi Barcelona, Cetak 145 Gol dari 52 Laga
-
Barcelona Gaet Bintang Muda 16 Tahun dari Norwich City
-
Jay Idzes Lapar Kemenangan Bersama Sassuolo
-
Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan