Suara.com - Paul Pogba memastikan diri hengkang dari Manchester United lewat pernyataan resmi yang dibagikan media sosial klub pada Rabu (1/6/2022) usai kontraknya tak diperpanjang.
Enam tahun kebersamaan Paul Pogba bersama Manchester United, kini sang pemain benar-benar meninggalkan klub dengan alasan ingin mencari tantangan baru.
Manchester United pun mengucap salam perpisahan sekaligus mendoakan yang terbaik untuk Paul Pogba, serta mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberi.
"Klub mengumumkan Paul Pogba akan meninggalkan Manchester United begitu kontraknya habis akhir Juni nanti," bunyi pernyataan resmi Manchester United.
"Semua orang di klub ingin memberi selamat atas karier cemerlang Paul dan berterima kasih atas kontribusinya di Manchester United. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier Pogba selanjutnya." imbuh mereka.
Terlepas dari itu, Pogba tentu menjadi komoditi panas yang bakal diperebutkan tim-tim papan atas Eropa mengingat kualitas bermainnya masih diperhitungkan.
Beberapa klub bahkan disebut sudah melakukan pendekatan guna melakukan pembicaraan lebih lanjut, lantas klub mana saja yang cocok jadi pelabuhan baru Pogba? berikut di antaranya.
Paris Saint-Germain (PSG)
Balik kampung, klub besar asal Pogba ini tentu mampu memberi kenyamanan yang tak bisa diberi klub lain untuk sang pemain.
Baca Juga: Kontrak Habis, Jesse Lingard Akhirnya Tinggalkan Manchester United
Apalagi jika status sang pemain bebas transfer, lini tengah PSG bakal lebih sangar jika Pogba ditempatkan bersama Marco Veratti.
Kebanyakan pemain berposisi tengah Real Madrid yang semakin tergerus umur bisa menjadi celah masuknya Paul Pogba dalam skuat asuhan Carlo Ancelotti.
Meskipun tak lagi dilatih Zinedine Zidane, Pogba diyakini bakal mampu beradaptasi dengan cepat bersama Luka Modric, Toni Kross dan Casemiro.
Berstatus sebagai klub lama Pogba, bukan tak mungkin tim berjuluk Si Nyonya Tua ini akan kembali merekrut mantan pemainnya lagi.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan