Suara.com - Ekspansi besar-besaran pemain asal Jepang ke Liga Indonesia benar-benar terjadi, Persebaya Surabaya baru saja mendatangkan Sho Yamamoto jelang bergulirnya Liga 1 2022-2023.
Sho Yamamoto yang didatangkan Persebaya Surabaya menjadi pemain ke-7 asal Jepang yang datang dan merumput di Liga 1, kasta tertinggi kompetisi sepak bola di Indonesia.
Berkaca dari moncernya Taisei Marukawa saat bermain bersama Persebaya Surabaya membuat minat para pemain asal Jepang bermain di Indonesia mengalami peningkatan pesat.
Sebelum Sho Yamamoto bergabung klub berjuluk Bajul Ijo itu, setidaknya ada enam pemain asal Jepang yang lebih dulu merumput di Liga Indonesia.
Taisei Marukawa namanya mencuat setelah tampil ciamik bersama Persebaya, moncernya sang pemain di musim 2021-2022 bahkan membuat sang pemain saat ini dipinang PSIS Semarang.
Borneo FC Samarinda memiliki seorang pemain asal Jepang bernama Kei Hirose, bukan nama baru dalam kancah dunia sepak bola Tanah Air.
Renshi Yamaguchi bersama Arema FC, penampilannya juga tak bisa dipandang sebelah mata di musim 2021-2022 bersaing dengan Taise saat membela rival Singo Edan.
Kodai Lida, sosoknya memang belum dikenal luas masyarakat Indonesia namun di musim 2022-2023 sang pemain bakal selalu menjadi andalan RANS Nusantara FC.
Ryota Roma, Pulau Kalimantan tak hanya memiliki satu klub dengan pemain Jepang yang dimiliki, Barito Putera juga memilikinya dalam sosok Ryota Noma.
Baca Juga: Dewa United FC Kenalkan Pemain Asing Pertamanya untuk Liga 1 2022/2023, Pernah Main di Malaysia
Katsuyoshi Kimishima menjadi sosok yang juga bakal menghiasi gelaran Liga 1 2022-2023 bersama Bhayangkara FC, bukan tak mungkin pemain asal Jepang bakal berdatangan lagi.
Mengingat bursa transfer Liga 1 2022 belum ditutup hingga saat ini, Liga Indonesia bisa menjadi kiblat para pemain Jepang yang ingin tantangan berbeda di kancah Asia.
Selain efek Taise Marukawa menjadi salah satunya, hal ini diungkapkan Aggy Ek Ressa selaku agen pembawa 5 dari tujuh pemain asal Jepang ke Liga Indonesia.
Selebihnya pemain Jepang diketahui memiliki attitude yang sangat baik dengan budaya hampir sama dengan Indonesia.
"Taisei musim lalu tampil luar biasa, sebagai pemain asing Asia, kualitasnya mampu mengalahkan pemain asing dari Benua atau negara lain," ucap Aggy.
"Pemain asal Jepang dikenal pekerja keras dan memiliki skill di atas rata-rata sehingga sangat dibutuhkan tim. Pemain asal Jepang dikenal memiliki sikap baik, sopan.
"Dan memiliki budaya hampir sama sehingga cepat beradaptasi di Indonesia. Hal ini membuat banyak klub Liga 1 yang akhirnya tertarik dengan pemain Jepang musim depan." imbuhnya.
Penulis: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan