Suara.com - Timnas Indonesia harus menjalani pertandingan larut malam saat berlaga dalam kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Hal itu lantaran suhu terlalu panas.
Menurut Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pertandingan digelar larut malam lantaran suhu terlalu panas di siang hari.
Di Kualifikasi Piala Asia 2023 Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Kuwait, Yordania dan Nepal.
Skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- akan memulai perjuangan mereka pada 8 Juni mendatang. Mereka akan menghadapi tuan rumah Kuwait di laga pertama.
Setelah itu mereka akan hadapi Yordania (11/6/2022), dan Nepal (14/6/2022). Dari tiga laga itu, Indonesia harus main larut, bahkan dua diantaranya terbilang tengah malam.
Lawan Kuwait, Timnas Indonesia main pukul 19.15 (23.15 WIB), lalu kontra Jordania 23.15 (2.15 WIB), dan menghadapi Nepal pada 23.15 (2.15 WIB).
"Jam 7 di sana itu, suhunya 46 derajat, panas banget. Tadi anak-anak siang saja latihannya panas banget,” kata Yunus Nusi saat ditemui saat konferensi pers Piala Presiden 2022, Senin (6/6/2022).
Oleh sebab itu, PSSI meminta tim dokter Timnas Indonesia memberikan perhatian khusus kepada para pemain. Terutama soal adaptasi waktu istirahat mengingat berbeda dengan Indonesia.
"Tadi laporan sih masih di atas 36 derajat (saat malam). Kami arahkan untuk tim dokter buat pemain, mampu menjaga anak-anak agar tak dehidrasi," pungkas Yunus Nusi.
Baca Juga: 3 Alasan Shin Tae-yong Bisa Antar Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023
Berita Terkait
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
-
Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero
-
Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel