Suara.com - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra sudah menyiapkan strategi untuk meredam keganasan tiga pemain asing anyar milik Persija Jakarta jelang kedua tim bertemu di laga pembuka Liga 1 2022/2023.
Bali United akan berhadapan dengan Persija Jakarta dalam pekan pertama Liga 1 musim ini di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (23/7/2022).
Kendati berstatus sebagai juara bertahan sekaligus tuan rumah, Bali United pantang meremehkan Persija Jakarta yang jelang Liga 1 2022/2023 telah memperkuat skuadnya.
Persija Jakarta yang akan dilatih juru taktik anyar, Thomas Doll, telah menebar ancaman kepada lawan-lawannya ketika mengalahkan RANS Nusantara FC 4-2 di laga uji coba Sabtu (16/7/2022) lalu.
Tiga pemain asing anyar mereka, Hanno Behrens, Ondrej Kudela, dan Michael Krmencik tampil gemilang. Mereka jadi pemborong gol di laga itu dengan Behrens menorehkan brace.
Stefano Cugurra alias Teco, paham bahwa Persija Jakarta sudah banyak berbenah sejak kali terakhir dilatihnya. Dia pun akan memutar otak untuk meredam para pemain asing Macan kemayoran guna meraih kemenangan.
"Banyak perubahan dalam tim Persija, dari pelatih kepala, pemain asing dan lokal," kata Pelatih Bali United, Stefano Cugurra dilansir dari laman resmi klub, Selasa (19/7/2022).
"Persija tim lama di Indonesia dan selalu memiliki pemain berkualitas."
Meski harus waspada, Bali United sejatinya juga punya modal besar jelang laga ini. Klub berjuluk Serdadu Tridatu itu adalah juara Liga Indonesia dua musim berturut-turut.
Baca Juga: Hadapi Persib Bandung di Pekan Pertama Liga 1, Bhayangkara FC Siap Tempur
Beberapa pemain berlabel Timnas Indonesia menghuni skuad Bali United. Dari mulai Nadeo Argawimata hingga Irfan Jaya.
Selain itu, Bali United juga punya striker haus gol Ilija Spasojevic. Musim lalu, pemain naturalisasi itu menjadi top skor Liga 1 2021/2022.
Tentu, Teco sudah memikirkan racikan strategi guna membawa tim kebanggaan masyarakat Bali itu meraih kemenangan di laga pembuka Liga 1 2022/2023.
"Kami Bali United juga tengah dalam persiapan menjelang Liga 1 musim ini. Pastinya pertandingan nanti akan berlangsung menarik menghadapi mantan tim saya," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Persis Solo Pastikan Jamu Dewa United di Stadion Moch Soebroto
-
Bali United vs Persija Jakarta: Teco Tak Sabar Jumpa Mantan Timnya
-
Tak Laku di Liga 1, Marko Simic Pilih Pulang Kampung
-
Laga Perdana Tak Mudah, PSS Sleman Tingkatkan Power di Pantai Depok
-
Daftar Harga Dan Cara Beli Tiket Laga Bali United Vs Persija Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan