Suara.com - Pemain keturunan Elkan Baggott mengungkapkan cerita bahwa dirinya pernah dicueki oleh federasi (PSSI) ketika hendak menyampaikan ingin membela timnas Indonesia.
Elkan Baggott merupakan pemain kelahiran Bangkok, Thailand yang punya darah Indonesia-Inggris. Sejatinya ia bisa membela satu dari tiga negara tersebut.
Siapa sangka ternyata Elkan Baggott sudah memantapkan diri bahwa ia ingin membela timnas Indonesia. Hal itu dilakukan karena ia berharap membela negara dari keluarga ibunya.
"Saya ingat ketika saya memulai akademi Ipswich Town, cita-cita saya adalah selalu bermain untuk Indonesia dan mewakili pihak keluarga ibu saya," ucap Elkan Baggott dikutip dari wawancara livescore.com.
Demi mewujudkan mimpinya, Elkan Baggott ternyata telah mengirim e-mail ke pihak PSSI. Namun, nyatanya hal itu tidak berhasil karena federasi tak menggubris.
Singkat cerita, Elkan kemudian bisa berhubungan dengan timnas Indonesia melalui agen yang dikenalkan oleh timnya. Dari agen itu kemudian bek berusia 19 tahun ini berhubungan dengan skuad Garuda.
"Kami mengirim email ke federasi yang tidak pernah dijawab! Tapi salah satu teman saya yang seumuran dengan saya dan bermain di Lincoln, pada saat itu mengenal seorang agen di luar sana. Dia yang membuat saya berhubungan dengan tim nasional," cerita Elkan.
Alhasil Elkan Baggott yang masih berusia muda dipanggil ke tim U-19. Kala itu, tim muda tersebut dipersiapkan untuk ajang Piala Dunia U-20 di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Sayangnya Piala Dunia U-20 diundur karena adanya pandemi dan dijadwalkan pada tahun 2023 mendatang. Sehingga umur Elkan Baggott sudah tidak bisa lagi.
Baca Juga: Ada Pemain Keturunan Korsel, Berikut 28 Pemain Timnas Indonesia U-16 di Piala AFF U-16 2022
Sempat muncul isu juga bahwa Elkan Baggott menolak panggilan dari timnas. Kendati begitu, bek berpostur 1,94 meter ini menyatakan niatnya untuk berseragam Merah Putih.
Pada akhirnya Elkan Baggott datang ke Jakarta dan mendapatkan status WNI. Setelah itu, namanya langsung dipromosikan oleh Shin Tae-yong ke tim senior.
"Saya memainkan pertandingan pertama saya dengan U-19 dan kemudian untungnya pelatih senior, yang sangat akrab dengan saya, mempromosikan saya ke tim utama dengan cukup cepat," ujarnya.
Kini Elkan Baggott sendiri sudah mencatatkan 10 caps bersama timnas Indonesia. Ia bahkan sudah membuat dua gol dengan seragam merah putih.
Terbaru prestasinya bersama skuad Garuda adalah membantu tim untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2023.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott: Sepak Bola Indonesia Sama Besarnya dengan Inggris
-
Elkan Baggott Bicara Timnas Indonesia, Gillingham FC dan Piala Asia 2023
-
Pramusim Selesai, Elkan Baggott Sudah Tak Sabar Jalani Musim Baru Bersama Gillingham FC
-
Puas dengan Performa Elkan Baggott di Laga Debut, Pelatih Gillingham FC Beri Sanjungan
-
Wawancara dengan Gillingham FC, Elkan Baggott Bangga Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab