Suara.com - Mengenal sosok Anouar El Mhassani, pemain muda jebolan tim Inggris, West Ham United, yang mengaku siap membela Timnas Indonesia.
Seperti yang diketahui, Timnas Indonesia tengah gencar menyasar para pemain keturunan untuk membela panji Merah Putih di kancah internasional.
Para pemain keturunan yang diincar pun utamanya para pemain muda, agar bisa membela Timnas Indonesia untuk beberapa tahun ke depan.
Keinginan mendapat pemain keturunan yang berusia muda pun mendapat sambutan beragam dari para pesepak bola keturunan di Eropa.
Salah satunya adalah Anouar El Mhassani, pemain berdarah Maroko yang mengaku memiliki darah Indonesia dan bersedia membela skuad Garuda.
Hal ini diketahui dari unggahan Football Talentnasia ID di linimasa Twitter. Dalam kicauannya, akun @FT_ID ini menanyakan kepada El Mhassani peluang membela Indonesia.
Secara tegas El Mhassani menyebutkan dirinya terbuka untuk semua pilihan, mengingat saat itu usianya telah 19 tahun.
Sebagai informasi, pertanyaan diberikan oleh @FT_ID pada medio 2021 lalu. Berarti, saat ini El Mhassani telah berusia 20 tahun ke atas.
Lantas, siapakah sosok Anouar El Mhassani tersebut? Dari mana darah Indonesia yang ia miliki?
Baca Juga: Bertemu Jokowi, Shin Tae-yong Mengeluh Latih Tiga Level Timnas Indonesia?
Jebolan Ajax dan West Ham
Anouar El Mhassani merupakan pesepak bola muda berpaspor Belanda yang lahir pada 18 April 2001. Saat ini, usianya sendiri telah menginjak 21 tahun.
Paspor Belanda yang dimiliki tak lepas dari fakta bahwa El Mhassani lahir di negeri Kincir Angin tersebut. Ia lahir tepatnya di Breda.
Meski berpaspor dan lahir di Belanda, El Mhassani ternyata memiliki darah campuran. Diketahui, ayahnya berasal dari Maroko, sedangkan sang ibu merupakan orang Indonesia.
Sehingga jika dilihat silsilah hidupnya, El Mhassani bisa membela tiga negara di kancah internasional, yakni Belanda sebagai tempat lahirnya, Maroko sebagai negara asal sang ayah, dan Indonesia yang merupakan negara asal sang ibu.
Untuk karier sepak bolanya sendiri, El Mhassani mengawali karier di Belanda kala bergabung tim muda AVV Zeeburgia.
Berita Terkait
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0
-
Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique
-
Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung