Suara.com - Manajer Crystal Palace, Patrick Vieira mengatakan penguasaan bola dari timnya sukses mengamankan satu poin ketika berhadapan dengan Liverpoool pada pekan kedua Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Selasa dini hari WIB.
"Dalam penguasaan bola kami tahu apa yang dapat kami lakukan. Hari ini kami membutuhkan penampilan besar dari penguasaan bola," ujar Vieira, dikutip dari situs resmi klub, Selasa.
Pada pertandingan ini, Crystal Palace sempat unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak Wilfried Zaha sebelum akhirnya disamakan oleh Liverpool melalui Luis Diaz dan membuat laga berkesudahan 1-1.
Pelatih asal Prancis itu turut memuji penampilan dari dua pemainnya yaitu Eberechi Eze dan Zaha yang memainkan peran penting dalam terciptanya gol Crystal Palace di babak pertama.
Menurut Vieira, kedua pemain tersebut sangat menikmati jalannya pertandingan dan Eze mampu mengirimkan umpan tepat yang mampu dikonversi menjadi gol oleh Zaha.
"Zaha tidak menunjukkan rasa frustrasi apa pun. Dia tidak banyak menyentuh bola, tapi dia sangat berbahaya. Eze, semakin lama dia pergi, semakin dia merasa nyaman dalam permainan. Gol yang kami cetak menunjukkan bakat dari kedua pemain," ungkap Vieira.
Mantan pelatih OGC Nice itu menambahkan, dirinya puas dengan raihan satu poin yang didapatkan oleh anak asuhnya, terlebih dibarengi dengan penampilan yang ciamik dari Zaha dan kawan-kawan.
"Kami menunjukkan beberapa sisi permainan yang perlu kami tampilkan lebih sering. Kami bertahan dengan sangat baik dan kami bekerja keras," terang Vieira.
"Ketika Anda melihat Jordan (Ayew) dan Ebs dan Wilf, mereka banyak berlari hari ini di belakang bola. Yang sangat saya senangi adalah para pemain yang suka menguasai bola tidak menunjukkan rasa frustrasi hari ini," sambung dia.
"Mereka bekerja dengan pemain lainnya. Kami perlu memiliki itu untuk memenangkan lebih banyak pertandingan sepak bola," pungkasnya.
Selanjutnya Crystal Palace pada pekan ketiga Liga Inggris akan menjamu Aston Villa di Stadion Selhurst Park, London, Sabtu (20/8) mendatang.
[Antara]
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Resmi Gabung Millwall, Direktur Klub Ungkap Alasan Rekrut Bek Timnas Indonesia
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?