Suara.com - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengakui lini belakang tim asuhannya masih perlu diperbaiki dan diperkuat lagi seiring dengan evaluasi kekalahan pada laga kontra Persib Bandung.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (19/8/2022), PSS selaku tuan rumah kalah tipis 0-1 dari Persib Bandung.
"Di babak pertama kami kemasukan gol terlalu cepat. Ini menjadikan evaluasi betapa rapuhnya pertahanan kami," kata Seto, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (20/8/2022).
Selain itu, Seto juga menilai anak asuhannya terlalu asyik bermain bola sehingga minim tembakan ke arah gawang lawan.
Pergantian pemain yang dilakukan pelatih untuk menyamakan kedudukan dengan memasukkan pemain dengan tipikal menyerang ternyata juga tidak berjalan efektif dan efisien.
"Artinya, ada beberapa individu pemain yang harus diperbaiki. Ini menjadi evaluasi bagi tim dari manajemen, mudah-mudahan ke depannya menjadi lebih baik," ujar Seto.
Meski kalah, Seto tetap mengapresiasi kerja keras dan memberikan pujian kepada pemainnya karena mengetahui peran para pemainnya, baik di lapangan latihan dan pertandingan.
"Hasil yang mengecewakan. Namun, saya tetap mengapresiasi para pemain yang sudah mau berjuang untuk menyamakan kedudukan dan ingin memenangkan pertandingan walau hasilnya berbeda," katanya.
"Jika pada pertandingan kemarin kita beruntung, ini kami tidak beruntung," pungkas Seto.
Baca Juga: Datangkan Michael Owen, Sutanto Hartono: Semoga Menginspirasi Generasi Muda
Berita Terkait
-
Bobotoh Harap Bersabar! Debut Mariano Peralta Dipastikan Tertunda Gegara Ini
-
11 Pemain Asing Sudah Diamankan Persib Bandung untuk Arungi Musim 2026/2027
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Cabut dari Persib, Federico Barba Langsung Diminati Klub Serie A Italia
-
Pelatih Persib Beri Peringatan Tegas untuk Mariano Peralta: Jangan Beraksi Sendirian
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa