Suara.com - Beriktu deretan pelatih asing yang telah menjadi korban kerasnya kompetisi teratas Indonesia, Liga 1 2022/2023 hingga pekan ke-6.
Liga 1 2022/2023 telah melakoni enam pertandingan, di mana setiap tim telah meraih hasil beragam, baik itu positif maupun negatif.
Kiprah apik ditunjukkan oleh finalis Piala Presiden 2022, Borneo FC, yang mampu menduduki puncak klasemen sementara Liga 1 2022/2023 hingga pekan ke-6.
Borneo FC mampu bertengger di puncak klasemen, usai berhasil mengantongi 5 kemenangan dan 1 kekalahan dari 6 laga Liga 1 2022/2023 sejauh ini.
Di sisi lain, ada PSM Makassar yang duduk di peringkat ketiga dengan koleksi 13 poin dari 5 pertandingan. Juku Eja mampu mencuri perhatian karena menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan.
Tak hanya raihan positif Borneo FC dan PSM Makassar, Liga 1 2022/2023 hingga pekan ke-6 ini juga menghadirkan catatan negatif.
Catatan itu seperti yang menimpa RANS Nusantara FC dan Persik Kediri yang sama sekali belum meraih kemenangan sehingga harus harus terjerembab di papan bawah.
Catatan negatif di Liga 1 sejauh ini tak hanya soal raihan tim, melainkan banyaknya pelatih yang harus merasakan kerasnya persaingan di Liga 1.
Tak tanggung-tanggung, para pelatih yang merasakan kerasnya Liga 1 2022/2023 ini adalah para pelatih asing.
Baca Juga: Tiga Klub Liga 1 Kompak: Sponsor Bukan Situs Judi Online, Tapi Situs Berita Online
Lantas, siapa saja pelatih asing yang harus merasakan kerasnya Liga 1 2022/2023 hingga pekan ke-6 ini? Berikut daftarnya.
1. Javier Roca
Pelatih asal Chile, Javier Roca harus merasakan pemecatan oleh Persik Kediri usai tampil kurang memuaskan di awal musim Liga 1 2022/2023.
Di bawah arahan Javier Roca, Persik Kediri hanya meraih 1 poin di awal musim Liga 1 2022/2023. Hal ini pun berbuntut pada pemecatan terhadap pelatih yang sempat membawa Macan Putih bangkit di Liga 1 musim lalu itu.
Pelatih kawakan Robert Rene Alberts juga harus menganggur usai dirinya mundur dari jabatannya sebagai pelatih Persib Bandung.
Tag
Berita Terkait
-
Pekan Ketujuh Liga 1: Persis Solo Bawa 23 Pemain Hadapi Borneo FC, Ini Daftar Lengkapnya
-
Sonsong Liga 2 2022, PSMS Medan Optimistis Promosi ke Liga I Indonesia Musim Mendatang
-
Komdis PSSI Beri Sanksi Denda Persib Bandung Rp200 Juta Akibat Oknum Suporter Nyalakan Flare di Sleman
-
Respons Evan Dimas Tak Masuk Starting XI Arema FC pada Dua Laga Terakhir
-
Baru Saja Berpisah, Dejan Antonic Beri Petuah ke Striker Barito Putera yang Dipanggil TC Timnas Indonesia U-19
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
Terkini
-
Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib
-
Rudal Balistik Iran Hantam Pasukan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
-
Tinted Lip Balm Hanasui untuk Kulit Sawo Matang Shade Berapa? Cek Ulasannya
-
Anomali Harga Minyak, Mengapa Tidak Melonjak Meski Timur Tengah Memanas?
-
5 Merek Sepatu Sekolah Paling Awet untuk Remaja, Mulai Rp100 Ribuan
-
Bos BCA Titip Pesan Buat Calon Gubernur Bank Indonesia Baru, Apa Isinya?
-
Tak Perlu Takut! Umrah Mandiri Bareng Keluarga Tak Bisa Dipidana
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Apa Pelembap Bisa Mengencangkan Kulit Kendur? Ini 3 Rekomendasi untuk Usia 50 Tahun