Suara.com - Pelatih Dewa United Nil Maizar mensyukuri kemenangan 2-1 timnya atas PSIS Semarang dalam pertandingan Liga 1 Indonesia di Stadion Indomilk Arena, Senin (29/8/2022), yang sekaligus membuktikan timnya layak berada di divisi elite sepak bola Indonesia itu.
"Saya berterima kasih kepada seluruh pemain atas perjuangan sampai akhir. Mereka membuktikan layak bersaing di Liga 1," kata Nil dalam laman Liga Indonesia yang dikutip Antara, Senin.
Kemenangan itu mengakhiri dua kekalahan beruntun Dewa United sebelumnya, masing-masing 0-1 dari Madura United dan 0-3 dari Borneo FC.
Nil menilai timnya tampil luar biasa namun ada beberapa hal yang membuat timnya terpaksa menelan kekalahan.
"Kalau saya melihat lawan Madura United itu ketika peak performance, cuma kurang beruntung saja. Tapi ketika lawan Borneo FC penampilan menurun, ini yang jadi bahan evaluasi saat melawan PSIS. Dan hari ini kita harus memenangkan pertandingan dengan segala kompetensi yang kita punya," kata Nil.
Dia mengaku terkesan kepada kerja keras dan perjuangan skuadnya, sekaligus mengakui pertandingan melawan PSIS cukup menguras emosi.
"Pertandingan ini luar biasa melelahkan. Saya harap setelah hasil ini, para pemain tetap fokus dan membumi," kata Nil.
Dewa United unggul lebih dulu berkat gol Karim Rossi dan Majed Osman, sedangkan PSIS membalas dari sundulan Wawan Febriyanto.
Selanjutnya Dewa United menjamu PSS Sleman pada Minggu (4/9/2022), sedangkan PSIS bertandang ke Persis Solo sehari sebelumnya.
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Pelatih Jan Olde Riekerink Meninggalkan Dewa United Usai Membawa Klub Melejit ke Papan Atas
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie