Suara.com - Jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, persiapan Timnas Indonesia U-19 terus dimatangkan.
Pemusatan latihan yang dilakukan sejak 24 Agustus lalu pun mulai memakan korban. Teranyar, Shin Tae-yong mencoret 8 pemain dari total 36 pemain yang dipanggil olehnya untuk mengikuti pemusatan latihan.
Harapannya, Timnas Indonesia U-19 bisa melewati babak kualifikasi ini dengan lancar. Tugas mereka tidak akan mudah karena tergabung di Grup F.
Nantinya Timnas Indonesia U-19 bakal bersaing dengan Hong Kong, Timor Leste, dan Vietnam.
Dalam perjalanan pemusatan latihan, sayangnya ada beberapa kekhawatiran yang muncul di Timnas Indonesia U-19. Berikut ulasannya.
1. Pemusatan Latihan Hanya di Dalam Negeri
Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 hanya berlangsung di dalam negeri, hal ini disayangkan karena kehilangan kesempatan mendapat pengalaman bermain dengan tim luar negeri.
Berbeda dengan Indonesia, Vietnam menatap serius kualifikasi Piala Asia U-20 2023 dengan melakukan TC ke Jepang dan melawan tim-tim kuat.
2. Tak Menang Lawan Tim Lokal
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Diduga Angkuh, Disentil Shin Tae-yong
Karena tidak TC ke luar negeri, Timnas Indonesia U-19 cuma mendapat lawan tanding tim-tim lokal, sayangnya hasil yang didapat juga tidak maksimal.
Selama TC di Jakarta, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- melakukan uji tanding yakni kontra Persis Solo U-20 dan Persija Jakarta U-18.
Timnas Indonesia hanya bermain imbang dengan Persis Solo U-20 dan dikalahkan Persija Jakarta U-18. Hasil ini patut menjadi perhatian Shin Tae-yong.
3. Pemain Tinggi Hati
Kabar kurang sedap datang dari asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto. Dia menyebut ada sejumlah pemain yang mulai sombong atau tinggi hati.
“Pemusatan latihan di Jakarta dalam rangkaian persiapan kualifikasi piala Asia akhirnya selesai dan selanjutnya tim akan memfokuskan persiapan di Surabaya,” tulis Nova Arianto di akun Instagram-nya.
“Coaching staff fokus menyoroti beberapa pemain yang mulai tinggi hati dan mengalami penurunan performa setelah AFF U-19 kemarin,” sambung Nova Arianto.
[Penulis: Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Siapa yang Lebih Tinggi? Mitchell Baker Unggul Tipis dari Elkan Baggott
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PR Timnas Indonesia Usai Pesta Gol ke Gawang Kamboja, John Herdman Wanti-wanti Ini
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
-
Statistik Gacor Dony Tri Pamungkas Bikin John Herdman Kasih Pujian Setinggi Langit
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil