Suara.com - Pemain belakang Javlon Guseynov masih akan absen membela Borneo FC ketika menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-9 Liga 1 Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (9/9/2022).
Dikutip Antara dari situs resmi Liga Indonesia, Kamis (8/9/2022), asisten pelatih Borneo FC Akhyar Ilyas mengatakan Guseynov masih harus menjalani hukuman larangan bermain ketika laga menghadapi Persita Tangerang.
Diketahui pemain asal Uzbekistan harus menerima sanksi tiga larangan pertandingan karena satu hukuman kartu merah, ditambah hukuman akibat tekel keras kepada penyerang Dewa United Karim Rossi pada pekan ke-6 Liga 1 Indonesia.
Akhyar tidak memungkiri jika absennya Javlon turut mempengaruhi lini pertahanan dari skuad Pesut Etam di mana gawang dari Borneo FC harus kebobolan empat gol dari dua pertandingan terakhir.
"Hukuman terakhir untuk Javlon saat melawan Persita. Insya Allah sudah bisa tampil lagi saat melawan Bhayangkara FC. Kami sudah berbenah dan semoga bisa meraih hasil maksimal di laga selanjutnya," ujar Akhyar.
Di sisi lain, Javlon mengaku sudah tidak sabar untuk segera merumput kembali dan dia juga turut menyesalkan sanksi yang ia terima karena merugikan dirinya sendiri serta Borneo FC.
"Saya dalam kondisi baik dan sangat siap untuk bertanding. Setiap hari saya selalu menjaga kebugaran dengan berlatih ringan. Serta ikut latihan bersama tim saat di Samarinda," terang Javlon.
Pemain berusia 31 tahun tersebut didatangkan Borneo FC pada Januari 2019 silam dan sejauh ini telah mencatatkan 86 penampilan dengan torehan empat gol serta satu assist dari total 7.714 menit bermain di berbagai ajang.
Baca Juga: Belum Puas Dengan Performa di Laga Kontra RANS Nusantara FC, Luis Milla Terus Benahi Persib Bandung
Berita Terkait
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Persita Tangerang Rekrut Luquinhas, Eks Amazonas dengan Pengalaman Eropa
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan