Suara.com - Mathias Pogba, kakak Paul Pogba ditangkap polisi karena berencana melakukan pemerasan terhadap adiknya sendiri yang juga mantan gendang Manchester United.
Mathias Pogba ditangkap polisi Rabu kemarin. Mathias Pogba diduga berpartisipasi dalam plot pemerasan terhadap mantan gelandang Manchester United.
Dikutip dari Metro, aksi pemerasan kakak Paul Pogba, Mathias Pogba itu akan dilakukan bersama 4 orang lainnya.
Keempat orang itu sudah ditahan polisi di Paris.
Pengakuan keempat orang itu keluar setelah diintrogasi oleh polisi.
Uang yang diperas hingga 13 juta Euro atau sekira Rp 193 miliar.
Menurut surat kabar Prancis Le Monde, Mathias Pogba menghadirkan dirinya kepada penyelidik pada Rabu sore. Kini dia ikut ditahan.
Alkisah kasus pemerasan hingga ditangkapnya Mathias Pogba, berdasarkan laporan dari Paul Pogba sendiri.
Paul Pogba mengaku diperintahkan untuk membayar uang perlindungan senilai 1 juta euro per tahun sejak usia 16 tahun ketika dia pertama kali menjadi pesepakbola profesional.
Baca Juga: Santainya Casemiro, Masih Belum Jadi Pemain Inti Manchester
Terakhir dia membayarnya kepada seseorang di sebuah flat di Roissy-en-Brie, di pinggiran timur Paris, pada bulan Maret.
Meski sudah membayarnya, Pogba justru diperas harus membayar lebih banyak uang.
Akhirnya Pogba melaporkannya ke polisi, pihak kepolisi pun membuka penyelidikan.
Polisi pun membuka penyidikan dengan hasil sementara kasus ini melibatkan aksi pemerasan oleh geng bersenjata.
Namun, Mathias Pogba menuduh saudaranya Paul berbohong kepada polisi.
Berita Terkait
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Ditekan Habis oleh Everton, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
-
Gol Benjamin Sesko Bawa MU Tembus Empat Besar Liga Inggris Usai Tekuk Everton 1-0
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Dirumorkan Balikan dengan Manchester United, Ini Respons Scott McTominay
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia
-
UEFA Skors Sementara Prestianni usai Dugaan Rasialisme terhadap Vinicius Junior
-
Dick Advocaat Mundur, Eks Pelatih Calvin Verdonk Tangani Curacao di Piala Dunia 2026
-
Jadwal Padat Tak Goyahkan Persija, Tetap Bidik Tiga Poin di Markas Malut United
-
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Futsal Putri Indonesia Siap Tempur di Piala AFF Futsal Wanita 2026