Suara.com - Para pemain Persik Kediri gencar melakukan latihan guna mengasah fisik menjelang laga derbi Jawa Timur (Jatim) melawan Arema FC dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 yang akan digelar di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (17/9/2022) lusa.
"Kami fokus ke endurance. Saat perjalanan baik pergi maupun pulang sedikit macet, jadi kami fokus mengembalikan fisik terlebih dulu. Secara umum pemain melakukan recovery cukup bagus," kata pelatih kepala Persik, Divaldo Alves seperti dimuat Antara.
Divaldo mengatakan, pemilihan pemain yang akan turun bertanding nantinya akan didasarkan pada performa saat latihan. Penentuan starting eleven akan melihat kerja keras pemain saat sesi latihan dan mengabaikan faktor lainnya.
Divaldo menambahkan, dirinya selalu mendengar masukan dan berdiskusi dengan pemain soal teknis di lapangan hijau.
"Berbicara soal tim, saya senang mental pemain terus membaik, sudah bisa lepas dan komunikasi di lapangan juga cair," kata pelatih asal Portugal tersebut.
Saya juga suka berdikusi dengan pemain soal posisi terbaik mereka, itu akan sangat membantu tim, dan sebagai pelatih saya akui bahwa kekuatan tim adalah kekompakan, together as one, tidak hanya saat pertandingan namun juga di luar lapangan, saya mau dan harus terus seperti ini," tukasnya.
Persik akan bertanding melawan Arema FC di Stadion Brawijaya. Dalam persiapan laga ini, Pemkot Kediri sempat memfasilitasi dialog antara manajemen Persik, Arema FC dan perwakilan suporter. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam rapat koordinasi yang telah digelar, diputuskan bahwa panitia pelaksana pertandingan Persik hanya akan menjual tiket untuk suporter tuan rumah secara offline melalui komunitas Persik atau di loket di sekitar stadion dengan didampingi pihak keamanan dari kepolisian, TNI, maupun Satpol PP.
Apabila masih ditemukan suporter dari tim tandang membawa tiket pertandingan maka menjadi tanggung jawab panitia pelaksana untuk mengganti biaya pembelian.
Selain itu, demi terciptanya situasi aman dan kondusif, suporter Persik dan Arema FC tidak saling mengunjungi untuk memberikan dukungan secara langsung.
[Antara]
Berita Terkait
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!
-
Dari Bangku Cadangan, Neymar Jadi Otak Gol Vinicius Jr di Piala Dunia 2026
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?