Suara.com - PSM Makassar tetap bersyukur meski hanya membawa pulang satu poin dari lawatan ke markas Dewa United pada laga pekan ke-10 BRI Liga 1 2022/2023. Ya, meski sejatinya PSM gagal mengambil alih tampuk kepemimpinan klasemen dari Madura United.
Walaupun bukan poin makismal, tambahan satu poin sudah cukup untuk bekal pemain PSM menyambut libur kompetisi selama dua minggu kedepan.
PSM hanya bisa bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (15/9/2022) malam.
Gol penalti dari bek tengah asing PSM, Yuran Fernandes di menit ke-38 disamakan oleh Majed Osman di menit ke-61.
Pelatih kepala PSM, Bernardo Tavares menyampaikan betapa ia senang dengan penampilan tim meskipun seri. Ada banyak peluang bagus yang menurutnya berhasil diciptakan para pemain Juku Eka --julukan PSM-- selama 90 menit.
Ramadhan Sananta cs mencatatkan 10 tembakan, dengan empat di antaranya berhasil tepat sasaran untuk mengancam gawang yang dikawal M Natshir. Hanya saja, memang hanya satu yang berbuah gol.
"Saya kira kami dapat peluang-peluang terbaik di pertandingan. Tapi Dewa United berhasil curi gol dari kesalahan kami," tutur Tavares seperti dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Jumat (16/9/2022).
"Selamat untuk Dewa United sudah memenangkan satu poin dan selamat kepada para pemain saya. Satu poin di laga away tidak terlalu buruk, kami tetap bersyukur," sambung pelatih plontos asal Portugal itu.
"Hari ini saya pikir pemain sudah sempat bahagia dan nyaman saat kami sudah memimpin. Sayang, di akhir kami tidak dapat kemenangan tersebut. Tapi tidak masalah, hasil imbang bukan hal yang buruk untuk kami bawa ke hari libur," tukasnya.
Baca Juga: Teco Sebut Bali United Layak Kalah Lawan Persis, Kalah Jumlah Pemain Bukan Alasan
Hasil ini mengamankan posisi PSM di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 dengan 21 poin, dengan PSM memang baru bermain sembilan kali, lebih sedikit dibanding tim-tim lain.
PSM tertinggal satu poin dari Madura United yang ada di posisi teratas (22 poin dari sembilan laga). Madura United bisa memperlebar keunggulan poin mereka jadi empat atas PSM, andai bisa mengalahkan Persija Jakarta pada laga pekan ke-10 yang akan dihelat besok.
Berita Terkait
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan