Suara.com - Tim Liga 2, Persela Lamongan mengumumkan telah resmi memberhentikan Fakhri Husaini dari jabatannya sebagai pelatih tim. Persela mengumumkan perpisahan ini lewat laman Instagram resmi klub.
Kebersamaan Persela dan mantan pelatih Timnas Indonesia level usia itu berakhir singkat. Fakhri gagal meningkatkan performa Persela, yang baru terdegradasi dari Liga 1, meninggalkan klub di papan bawah Grup Tengah Liga 2 musim 2022/2023 ini.
"Persela Lamongan dan coach Fakhri telah sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat musim ini," demikian pernyataan di akun Instagram Persela.
"Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini, dan kami selalu mendoakan sukses di karier selanjutnya."
Di bawah kepelatihan Fakhri, Persela terseok-seok dengan cuma meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang dari enam laga, dengan tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Persela menjadi klub keempat yang pernah ditangani Fakhri dalam kariernya. Bontang FC sempat ditanganinya sebelum membesut timnas kelompok umur Indonesia mulai dari U-14, U-16 dan U-19.
Dua klub asal Kalimantan lainnya yakni Persiba Balikpapan dan Borneo FC juga sama-sama pernah menggunakan jasa pelatih berusia 57 tahun yang pernah jadi gelandang andalan Timnas Indonesia tersebut.
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class
-
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
-
Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker
-
Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan
-
GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia
-
Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung
-
APKASI Desak Pemerintah Hentikan Pemotongan Dana Daerah, Beban Kepala Daerah Makin Berat
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Spider-Man: Brand New Day, Pendewasaan Sang Pahlawan di Tengah Kesepian