Suara.com - Sepanjang catatan yang terekam dalam sejarah, terdapat beberapa negara yang pernah mendapatkan hukuman larangan tampil di pentas Piala Dunia.
Hukuman larangan tampil di Piala Dunia ini dijatuhkan FIFA akibat berbagai alasan, sebagian besar karena kondisi stabilitas politik yang terjadi di negara bersangkutan.
Negara-negara yang berperang, melancarkan invasi, hingga skandal-skandal yang terjadi juga bisa menyebabkan FIFA mengambil langkah tegas untuk melarang mereka tampil di ajang Piala Dunia.
Berikut daftar tim yang pernah mendapatkan hukuman larangan tampil di ajang Piala Dunia:
1. Jerman dan Jepang (Piala Dunia 1950)
Imbas dari Perang Dunia II, Jerman dan Jepang sempat mendapatkan hukuman larangan tampil di Piala Dunia 1950.
Ini adalah hukuman yang dijatuhkan kepada dua negara ini karena keterlibatannya dalam Perang Dunia II. Efeknya, mereka tak bisa berpartisipasi pada ajang Piala Dunia edisi keempat tersebut.
2. Afrika Selatan (Piala Dunia 1970 dan 1990)
Afrika Selatan juga menjadi kontestan yang sempat mendapat hukuman larangan tampil di Piala Dunia. Bahkan, larangan ini berlaku di dua edisi, yakni 1970 dan 1990.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia 2022, Dari Fase Grup hingga Final
Sanksi yang dijatuhkan FIFA tersebut tak terlepas dari politik apartheid di Afrika Selatan. Bahkan, mereka juga sempat dikeluarkan dari keanggotaan FIFA pada 1976.
3. Meksiko (Piala Dunia 1990)
Timnas Meksiko pernah mendapatkan larangan untuk tampil di Piala Dunia 1990. Hal ini tak terlepas dari skandal yang dilakukan oleh Meksiko yang tercium oleh FIFA.
Sebab, timnas Meksiko saat itu diketahui menurunkan empat pemain dengan usia di atas batas yang ditetapkan pada Kualifikasi Piala Dunia untuk kelompok umur.
4. Chile (Piala Dunia 1994)
Chile pernah mengalami nasib miris karena perilaku penjaga gawangnya, Roberto Rojas, pada Piala dunia tahun 1989. Ketika itu, dia melakukan tindakan bohong dengan pura-pura terluka akibat benda yang dilemparkan fans.
Setelah diusut, Rojas mendapatkan luka tersebut karena melukai dirinya sendiri dengan pisau yang disembunyikan di balik sarung tangannya. Imbasnya, timnas Chile dilarang tampil pada Piala Dunia 1994.
Berita Terkait
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Ketika Nobar Jadi Ruang Kumpul Komunitas dan Hiburan Digital
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan