Suara.com - Sama seperti kebanyakan klub sepak bola lainnya di seluruh dunia, pendukung Real Madrid memiliki satu lagu kebanggaan yang menyatukan mereka, yaitu ‘Hala Madrid y nada mas’. Berikut ini lirik lagu Hala Madrid Y Nada Mas.
Hala Madrid y nada mas merupakan lagu yang ditulis oleh RedOne dan Manuel Jabois.
Lagu ini dirilis saat Real Madrid memenangkan gelar UEFA Champions League kesepuluh mereka pada 2014.
Apabila merujuk pada jejak-jejak tekstualnya, frasa ‘Hala Madrid’ dalam judul lagu ini merujuk pada seruan perang yang secara tradisional dikaitkan dengan klub yang sering kali dinyanyikan oleh fans dan pemain.
Kata ‘Hala’ sendiri telah diusulkan menjadi kata yang berasal dari bahasa Arab yang berarti ‘Pergi’ atau ‘Ayo’ yang digunakan untuk menyemangati sebuah tim.
Pada mulanya, lagu ini direkam pada bulan April 2014 oleh skuad Real Madrid, termasuk Cristiano Ronaldo, Sergio Ramos, Karim Benzema, Gareth Bale, Luca Modric, dan sang manajer, Carlo Ancelotti.
Setelah direkam, lagi tersebut kemudian diputar sebelum pertandingan melawan Barcelona pada partai final Copa Del Rey 2014 dan laga melawan Bayern Munich dan Atletico Madrid pada ajang Liga Champions.
Lagu ini kemudian dirilis untuk dijual kembali ke publik sehari setelah kemenangan ke-10 Liga Champions dan diputar selama perayaan di Santiago Bernabeu.
Saat ini, lagu ‘Hala Madrid y nada más’ sering dimainkan dan dinyanyikan oleh fans di stadion sebelum pertandingan.
Baca Juga: Wak Haji Karim Benzema Raih Ballon d'Or 2022
Seperti halnya lagu-lagu kebanggaan lainnya, ‘Hala Madrid y nada más’ juga memiliki daya magis tersendiri bagi setiap fans yang menyanyikannya.
Para pemain Real Madrid tentu juga ikut terlecut semangatnya ketika mendengar bait-bait lagu ini yang dinyanyikan bersama-sama dengan fans,
Berikut ini lirik lagu kebanggaan fans Real Madrid yang berjudul ‘Hala Madrid Y Nada Mas’:
Historia que tú hiciste
Historia por hacer
Porque nadie resiste
Tus ganas de vencer
Ya salen las estrellas
Mi viejo Chamartín
De lejos y de cerca
Nos traes hasta aquí
Llevo tu camiseta
Pegada al corazón
Los días que tú juegas
Son todo lo que soy
Berita Terkait
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Kirim Bantuan Rp 20,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Venezuela
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda