Suara.com - Berikut profil Timnas Ghana jelang partisipasinya di ajang bergengsi di kancah sepak bola, yakni Piala Dunia 2022 Qatar.
Ghana merupakan salah satu dari 6 tim asal Afrika yang akan berpartisipasi di Piala Dunia 2022, menyusul keberhasilannya lolos ke putaran final.
Di Piala Dunia 2022 ini, Ghana akan tergabung di grup cukup berat, yakni grup H, bersama Portugal, Uruguay, dan juga Korea Selatan.
Ketiga lawan Ghana di babak grup ini merupakan lawan tangguh. Sebab, ketiganya punya nama besar dan kiprah mentereng di pentas Piala Dunia.
Meski kalah status dan sejarah di Piala Dunia, Ghana tak serta merta berkecil hati. Sebab, tim berjuluk The Black Star ini juga punya sejarah mentereng di Piala Dunia.
Kiprah mentereng Ghana terjadi di Piala Dunia 2010 lalu, saat membuat kejutan dengan berhasil melangkah ke perempat final.
Hanya saja, Ghana harus menelan pil pahit gagal mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang ke semifinal pasca dikalahkan Uruguay, calon lawannya di Piala Dunia 2022 nanti, lewat drama adu penalti pada 2010 silam.
Pengalaman apik pada 2010 itu pun akan coba diulangi Ghana di Piala Dunia 2022 nanti. Bagaimana kans The Black Star pada ajang empat tahunan yang akan berlangsung di Qatar tersebut?
Kiprah Timnas Ghana di Piala Dunia
Baca Juga: Piala Dunia 2022: KNVB Ajak Pecinta Sepak Bola Tanah Air Dukung Timnas Belanda dari GBK
Dibandingkan Kamerun dan negara besar Afrika lainnya, Timnas Ghana merupakan salah satu tim yang paling sedikit lolos ke Piala Dunia.
Meski punya penampilan paling sedikit, yakni dengan 3 penampilan, Ghana memiliki catatan apik dengan lolos ke babak 16 besar di partisipasi pertamanya pada 2006 silam dan lolos ke perempat final pada Piala Dunia 2010.
Ghana sendiri mampu lolos ke Piala Dunia 2022 usai jadi juara grup G di ronde kedua dan mengalahkan Nigeria di ronde ketiga.
3 Pemain Kunci
Untuk Piala Dunia 2022 ini, Ghana akan memanggil para pemainnya yang banyak berkiprah di liga-liga top Eropa saat ini.
Dari sekian banyak pemain itu, diyakini ada 3 pemain kunci yang akan jadi andalan, yakni Thomas Partey, Mohammed Kudus, dan Jordan Ayew.
Berita Terkait
-
Sah! David De Gea Absen di Piala Dunia 2022, Tak Masuk Skuad Bayangan Timnas Spanyol
-
Langka Banget, Berikut 3 Sosok yang Juara Piala Dunia sebagai Pemain dan Pelatih
-
Pemain-pemain Tak Terkenal yang Pernah Juara Piala Dunia
-
Tiga Negara Kolektor Kartu Merah Piala Dunia Terbanyak, Salah Satunya Argentina
-
Proses Naturalisasi Ivar Jenner dan Justin Hubner Belum Selesai saat Piala Asia U-20 2023 Bergulir
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?