Suara.com - Gelandang tengah Real Madrid, Toni Kross menjadi perhatian karena diusir dari lapangan karena mendapat kartu merah saat kontra Girona. Dalam laga itu diperoleh hasil imbang dalam lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu.
Selama 15 tahun berkarier sebagai pesepak bola profesional, untuk kali pertama Toni Kross merasakan rasanya diganjar kartu merah.
Padahal Real Madrid bermain dengan penuh percaya diri saat menjamu tim promosi di Stadion Santiago Bernabeu.
Los Blancos memimpin lebih dulu lewat Vinicius Jr, namun penalti Christian Stuani berhasil membuat kedudukan menjadi imbang.
Real Madrid sempat menambah keunggulan lewat Rodrygo pada menit ke-90, namun gol tersebut dianulir VAR dan kemenangan pun pupus.
Anak asuh Carlo Ancelotti masih berada di puncak klasemen sementara, namun hanya unggul satu poin dari rival abadi, Barcelona.
Terlepas dari itu, momen Kross mendapat kartu merah tentu menjadi sorotan tersendiri mengingat sejarah yang ia torehkan.
Kali terakhir Kross diganjar kartu merah terjadi saat ia masih bermain untuk Bayern Muenchen U-19, tentu mengejutkan.
Apalagi Kross tak langsung diganjar kartu merah, melainkan dampak dari akumulasi dua kartu kuning yang didapatkan di laga itu.
Kartu kuing kedua untuk Kross muncul saat pemain asal Jerman ini menghentikan serangan Girona pada babak tambahan.
Dan aksinya memang layak untuk diganjar kartu kuning, pasalnya Girona berpeluang emas menambah keunggulan andai jika tidak ada pelanggaran tersebut.
Sebanyak 740 pertandigan membuat Kross, pemain timnas Jerman ini hanya mengoleksi 84 kartu kuning selama karier profesionalnya.
Kartu merah ini tentu menjadi catatan baru yang diraih Kross, sekaligus mengubah perbendaharaan kartu yang dikoleksinya hingga saat ini.
Profil Toni Kross
- Nama: Toni Kross
- Tanggal lahir / Umur: 4 Jan 1990 (32)
- Tempat kelahiran: Greifswald
- Kewarganegaraan: Jerman
- Tinggi: 1,83 m
- Posisi: Gelandang Tengah
- Klub saat ini: Real Madrid
Karier Bermain
- Greifs. SC Yth (2002)
- H. Rostock Yth (2004)
- FC Bayern U-19 (2006)
- Bayern Muenchen (2007)
- Bayer Leverkusen (2009)
- Bayern Muenchen (2010)
- Real Madrid (2014)
Berita Terkait
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes Usai Cekik Bek Spanyol!
-
Skandal Kartu Merah Piala Dunia: Bom Waktu yang Dipasang Sendiri oleh FIFA?
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
-
Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda