Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong nampak tidak puas dengan penampilan timnya saat ditahan seri Moldova U-20 dengan skor 0-0, Jumat (4/11/2022) malam. Bahkan, momentum juru formasi asal Korea Selatan itu marah-marah terekam jelas di kamera.
Memang hasil 0-0 ini cukup mengecewakan. Sebelumnya, di pertemuan pertama Marselino Ferdinan dan kawan-kawan bisa menang dengan skor 3-1.
Meski mendominasi dan punya banyak peluang, Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- tak mampu mencetak gol di pertemuan kedua. Hasil imbang itu kemudian membuat Shin Tae-yong ngamuk.
Dilansir dari kanal YouTube PSSI yang tayang, Sabtu (5/11/2022) pelatih asal Korea Selatan ini mengumpulkan pemain usai jeda babak pertama. Tampak ia mengomel ke pemain timnas Indonesia U-19 yang tampil kurang maksimal di babak pertama.
Sosok yang mendapatkan amukan Shin Tae-yong pertama kali adalah Barnabas Sobor. Ia dipercaya sebagai kapten tim, tapi sayang masih banyak melakukan kesalahan.
"Kalau pakai ban kapten kenapa? Kelihatan kaya bintang gitu. Kamu (Barnabas) coba omong, ngapain saja coba di babak pertama?" kata Shin Tae-yong.
Setelah itu, pemain lain juga disemprot Shin Tae-yong. Pelatih 52 tahun ini menyebut penampilannya anak asuhnya sangat berbeda dibandingkan ketika latihan.
"Apa yang dilakukan di latihan dengan pertandingan beda sekali. Setiap passing ke depan sering kehilangan bola. Mana ada main sepak bola kaya gini," tambah Shin Tae-yong,
Sementara itu, Barnabas Sobor telah mengakui kesalahannya di laga melawan Moldova U-20. Ia berjanji bakal memperbaiki penampilannya.
Baca Juga: Ketum PSSI Ingatkan Timnas Indonesia U-19 untuk Selalu Fokus
"Siap saya akan perbaiki lagi," ujar Barnabas Sobor.
Sebelum melawan Moldova dua kali, anak asuh Shin Tae-yong sudah melakoni dua partai uji coba. Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas klub lokal Cakallikli Spor, sebelum kalah 1-2 dari Turki U-19.
Timnas Indonesia U-19 akan mengakhiri pemusatan latihan di Turki pada 5 November. Setelah itu, TC akan dilanjutkan di Spanyol.
Berita Terkait
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi