Suara.com - Piala AFF 2022, yang akan digulirkan pada Desember mendatang, akan menjadi ajang persaingan para pelatih asing yang menangani tim-tim peserta di kompetisi lingkup Asia Tenggara tersebut, termasuk pelatih asal Korea Selatan (Korsel).
Bahkan, dari daftar tim peserta yang sudah lolos ke Piala AFF 2022, semua ditukangi oleh pelatih asing, yang didominasi pelatih asal Korsel.
Pelatih asal Korea Selatan kekinian menjadi yang paling diminati. Tentu, ada pertimbangan tersendiri mengenai penunjukan pelatih tersebut.
Juru latih asal Korsel dipandang memiliki karakter disiplin dan mampu mengembangkan pemain secara fisik dan mental. Dari 11 negara ASEAN, tiga negara mengandalkan pelatih Korsel.
Bahkan dua tim yang saat ini sedang melakoni laga Kualifikasi Piala AFF 2022, Brunei Darussalam dan Timor Leste, semua dilatih oleh pelatih asing.
Sementara untuk tim-tim yang sudah lolos ke Piala AFF 2022, semua juga dihuni oleh pelatih asing. Di Grup A, misalnya, Timnas Indonesia dilatih oleh Shin Tae-yong.
Setelah di edisi Piala AFF 2020 menjadi runner-up, Shin Tae-yong dipercaya bisa membawa Timnas Indonesia juara di Piala AFF 2022.
Kemudian rival Indonesia, Thailand, juga masih dilatih oleh pelatih asal Brasil, Alexandre Polking. Ini adalah tahun kedua Polking menjadi pelatih Thailand.
Kemudian Filipina, dilatih oleh juru taktik asal Amerika Serikat, Thomas Dooley, yang menggantikan pelatih sebelumnya Stewart Hall.
Sementara Timnas Kamboja, masih akan dipimpin oleh duet pelatih asal Jepang, Keisuke Honda dan Ryu Hirose di Piala AFF 2022.
Beralih ke Grup B, ada Vietnam yang masih akan dipimpin oleh Park Hang-seo. Ajang Piala AFF 2022 sendiri dikabarkan menjadi perpisahan Park Hang-seo dengan Vietnam.
Lalu ada Malaysia yang baru saja merekrut pelatih asal Korea Selatan, Kim Pan-gon. Sementara Singapura kembali menunjuk pelatih asal Jepang, Takayuki Nishigaya untuk menjadi pengganti Tatsuma Yoshida.
Sedangkan Laos dan Myanmar sama-sama dilatih oleh pelatih asal Jerman. Laos dilatih oleh Michael Weiss dan Myanmar oleh Antoine Hey.
Daftar Pelatih Asing di Piala AFF 2022:
Timnas Thailand: Alexandre Mano Polking (Brasil)
Tag
Berita Terkait
-
Angin Puting Beliung Lepaskan Atap, Begini Kondisi Stadion Pakansari Jelang Laga Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta di Bawah Persib! Dominasi Maung Bandung di Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup
-
Diskon Spesial! Makan Siang Hemat di Hachi Garden Khusus Pengguna BRImo
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
-
Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena
-
Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
-
Gandeng Hengky Kurniawan, Run Like a Pro di Bandung Dorong Gaya Hidup Sehat Anak Muda