Suara.com - Atletico Madrid akan melepas beberapa pemain pada jendela transfer Januari 2023 mendatang. Ini menyusul Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions UEFA atau UEFA Champions League.
Bahkan salah satu pemainnya sudah ditawar oleh Klub Turki. Dia adalah Felipe Augusto de Almeida Monteiro, biasa dikenal hanya sebagai Felipe atau Felipe Monteiro.
Felipe telah berada di Atletico Madrid sejak 2019. Dia dibeli dari FC Porto.
Dikutip dari Diario AS, kualitas Felipe memang cukup mumpuni di masa lalu. Namun belakangan Felipe justru tampil memble di musim-musim terakhir bersama Atletico Madrid.
Selain itu memang kontrak pemain berusia 33 tahun itu sudah habis di akhir musim panas ini.
Setelah bisa menjual Felipe, otomatis Atletico Madrid akan mencari pemain baru.
Manajer Senol Gunes dilaporkan tidak senang dengan bek tengah pilihan pertamanya saat ini.
Di antara pemain lain yang mau dilepas adalah Matheus Cunha. Namun dia bisa pergi jika harganya cocok. Bisa ditawar sampai 35 juta euro.
Felipe memulai karier sepak bolanya bersama União Mogi dan dipinjamkan ke Bragantino sebelum bergabung ke Corinthians pada 2012.
Baca Juga: Hasil Liga Spanyol: Real Mallorca Taklukkan Atletico Madrid
Felipe bermain sebanyak 109 kali untuk Corinthians, memenangkan beberapa gelar termasuk Piala Dunia Antarklub FIFA 2012 dan Campeonato Brasileiro Série A 2015.
Pada 2016, ia bergabung dengan Porto, di sana ia memenangkan gelar Primeira Liga pada 2018 sebelum akhirnya bergabung ke Atlético Madrid setahun kemudian.
Berita Terkait
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Barcelona Siapkan Opsi Alternatif di Tengah Sulitnya Negosiasi Julian Alvarez
-
Ambisi Besar Balsa Sekulic Bersama Persib Bandung, Tak Sabar Tampil di Kompetisi Asia
-
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza