Suara.com - Mantan pemain Timnas Belanda, Ron Vlaar bakal akan berpartisipasi pada acara Oranje Indonesia Festival di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 25 November 2022.
Ron Vlaar merupakan bek Timnas Belanda yang turut membawa Tim Oranje meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 2014 lalu.
Kehadiran Ron Vlaar di Jakarta dikonfirmasi Federasi Sepak Bola Belanda (KVNB). Sosoknya diharapkan bisa memeriahkan acara yang juga diwarnai nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2022 antara Timnas Belanda vs Ekuador itu.
"Ron (Vlaar) telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Belanda di ajang internasional," ujar Internasional Marketeer KNVB Ilja Dijkstra dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (15/11/2022).
"Kami ingin membawanya ke sini khusus untuk menyapa para penggemar Oranje sehingga dapat menambah kemeriahan dan semaraknya festival internasional pertama kami di Indonesia,” tambahnya.
Vlaar sangat antusias datang ke Tanah Air buat hadir di Oranje Indonesia Festival. Adapun ini bukanlah yang pertama kali bagi dirinya berada di Indonesia.
Pada 2013, mantan pemain Aston Villa tersebut jadi salah satu pemain yang dibawa Louis van Gaal ke Jakarta saat menghadapi Timnas Indonesia. Ia bahkan pernah tertangkap kamera memberikan tanda tangan kepada artis papan atas Indonesia, Luna Maya.
"Indonesia selalu menjadi tempat yang ingin selalu saya kunjungi. Tahun 2013 lalu, saya melihat dan merasakan sendiri betapa besarnya gairah fans Indonesia terhadap sepak bola," ujar Ron Vlaar.
"Di luar lapang pun orang-orang Indonesia sangat ramah. Tidak sabar bisa hadir dan bertemu dengan para fans di sana," pungkasnya.
Baca Juga: Mengenal Jules Rimet, Eks Presiden FIFA yang Namanya Diabadikan Jadi Trofi Piala Dunia
Pada awal September lalu, KNVB mengumumkan rencana penyelenggaraan Oranje Indonesia Festival dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri Sekretaris Jenderal KNVB, Gijs de Jong.
Oranje Indonesia Festival ini merupakan event pertama yang diselenggarakan KNVB secara internasional sebagai bentuk terima kasih kepada para penggemar Oranje di Indonesia.
Berita Terkait
-
Timnas Belanda Lelang Baju untuk Buruh Proyek Piala Dunia 2022 Qatar yang Kondisinya Dinilai Memprihatinkan
-
Statistik Menarik Piala Dunia 2022: Inggris Tim Termahal, Mbappe Pemain Paling Bernilai
-
Desain Logo Timnas Amerika di Piala Dunia 2022 Qatar Jadi Sorotan, Sangat Mendukung LGBT karena Ada Garis Pelangi
-
Manchester City Tawarkan Pinjamkan Erling Haaland 28 Hari Selama Jeda Piala Dunia 2022, Ada yang Minat?
-
Video Lionel Messi Tiba di Qatar, Disambut Pelukan Hingga Dijaga Ketat Pengawal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya