Suara.com - Poster raksasa Cristiano Ronaldo di luar Stadion Manchester United Old Trafford dicopot. Ini dilakukan setelah Ronaldo membongkar keadaan sebenarnya dengan Manchester United.
Dalam poster itu, terlihat Ronaldo bersama ikon Manchester United nomor punggung 7 lainnya dengan tulisan 'More than a shirt'.
Tapi hanya beberapa hari setelah dia menuduh Manchester United 'mengkhianati' dia, tidak mempercayai alasannya terlambat kembali ke pramusim, mengungkapkan bahwa dia tidak menghormati manajer Erik ten Hag dan bahwa keluarga Glazer tidak peduli dengan United sebagai klub. , mural tersebut kini telah dihapus.
Dalam sebuah video di Twitter, petugas terlihat menurunkan poster raksasa itu pada hari Rabu.
Poster itu juga menampilkan David Beckham, Bryan Robson dan pemain wanita saat ini dan bintang Lionesses Ella Toone.
Sebagian netizen menilai pencopotan poster itu dinilai hal yang tak wajar.
"Wow.. sangat picik!"
Putus kontrak tanpa kompensasi
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dalam regulasinya memperbolehkan Manchester United untuk memutus kontrak Cristiano Ronaldo tanpa harus mengeluarkan biaya kompensasi.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Menuduh Pemilik Klub tidak Peduli dengan Manchester United
Nasib Cristiano Ronaldo di Manchester United kian berada di penghujung jalan menyusul munculnya wawancara kontroversial antara dirinya dan jurnalis Piers Morgan pada Senin (14/11/2022).
Ronaldo dalam cuplikan wawancara itu menyerang banyak pihak di klub termasuk pelatih Erik ten Hag dengan menudingnya punya rencana busuk untuk menyingkirkannya segera dari Old Trafford.
Manchester United telah merespons wawancara itu dan kini masih mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil terkait perilaku Cristiano Ronaldo.
Pelatih Erik ten Hag pun dikabarkan marah besar dan bahkan meminta pertemuan dadakan dengan petinggi Setan Merah untuk membahas nasib mega bintang asal Portugal itu.
Dalam aturan FIFA tentang Status dan Transfer Pemain, MU memiliki kewenangan untuk mengakhiri kontrak Cristiano Ronaldo. Hal itu tertuang pada Pasal 14 soal Mengakhiri Kontrak dengan Alasan yang Adil.
Berita Terkait
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Uruguay Angkat Koper dari Piala Dunia 2026, Manchester United yang Ketiban Sial
-
Cetak 19 Gol, Lionel Messi Lewati Rekor Para Legenda di Piala Dunia
-
Kunjungi Indonesia, Legenda MU Edwin van der Sar Soroti Masa Depan Skuad Garuda
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Kilas Balik: Dulu Jepang Dibantai Tan Liong Houw Dkk Kini Hajar Brasil
-
Jepang Kejutkan Brasil! Gol Indah Kaishu Sano Bawa Samurai Biru Unggul
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina