Suara.com - Piala Dunia 2022 akan segera bergulir. Banyak serba-seri diajang empat tahunan ini yang menarik untuk diketahui, salah satunya pelatih dengan gaji terendah.
Di antara nama-nama pelatih mentereng Eropa yang bertengger di jajaran teratas daftar juru taktik bergaji tertinggi di Piala Dunia 2022, terdapat sosok yang dibayar jauh lebih rendah.
Bahkan nominal gaji yang diterima hanya berada di kisaran ratusan ribu Euro, berbanding sangat jauh dari lima top teratas dengan jutaan euro yang mereka terima.
Meski demikian, kualitas pelatih-pelatih ini tidak kalah dari para juru taktik elit Eropa. Buktinya, mereka mampu mengantar negara yang dipimpin lolos ke Piala Dunia tahun ini.
Lantas siapa saja sosok pelatih dengan bayaran gaji terendah di Piala Dunia 2022? berikut ini di antaranya.
1. Jalel Kadri (Tunisia)
Tunisia bisa jadi kuda hitam di Piala Dunia 2022. Mereka tergabung dalam Grup D bersama Denmark, Prancis dan Australia.
Menarikya keberhasilan Tunisia lolos ke putaran final tak lepas dari sosok Jalel Kadri, pelatih dengan bayaran 130 ribu euro atau sekitar Rp1,9 miliar.
Nominal itu tidak jauh berbeda dengan Shin Tae-yong yang seperti disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, mendapat gaji Rp1,1 miliar perbulan selama menukangi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Hasil Portugal vs Nigeria 4-0: Cristiano Ronaldo Absen, Bruno Fernandes Cetak Brace
2. Aliou Cisse (Senegal)
Prestasi mentereng di Piala Afrika 2021 tak berdampak signifikan pada nominal gaji Aloou Cisse selaku pelatih timnas Senegal.
Terlebih Cisse sukses membawa Senegal kembali berlaga di Piala Dunia 2022 setelah empat tahun sebelumnya mentas di ajang yang sama di Rusia.
Cisse hanya mendapat bayaran 310 ribu euro atau sekitar Rp4,6 miliar sebagai juru taktik berkelas timnas Senegal.
3. Rigobert Song (Kamerun)
Prestasinya belum terlihat jelas, meski berlaga di Piala Dunia 2022 menjadi torehan prestisius tersendiri bagi Rigobert Song.
Berita Terkait
-
Luis Suarez Dilirik Bali United, Bukan Hanya Rumor Angin Lewat Saja Kan?
-
Jadwal Pertandingan dan Peta Kekuatan Grup A Piala Dunia 2022 Qatar, Belanda Diunggulkan
-
Kembali Perkuat Negaranya, Berikut 6 Pemain Top Skor Sepanjang Sejarah yang Tampil di Piala Dunia
-
Daftar Lengkap Skuad 32 Tim di Piala Dunia 2022: Update Pemain Cedera dan Penggantinya
-
3 Calon Mesin Gol Timnas Portugal di Piala Dunia 2022: Ronaldo Masih Jadi Harapan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas