Suara.com - Penyerang Brasil Neymar menangis di bangku cadangan setelah cedera engkel saat melawan Serbia di Piala Dunia 2022, Kamis malam kemarin. Neymar menutupi mukanya dengan baju di bangku cadangan.
Penyerang PSG itu mengalami cedera pergelangan kaki. Di sisi lain sekarang para pendukung khawatir waktunya di Qatar sudah berakhir alias tidak bisa lagi bermain di sana.
Dikutip dari Daily Star, Neymar ditarik keluar lapangan pada menit ke-79.
Dalam layar TV terlihat Neymar memegang kepalanya dengan tangan dan itu mungkin ekspresi dari rasa sakit yang dia terima.
Neymar terkena tekel paling tidak sebanyak sembilan kali saat melawan Serbia.
Bahkan sang penyerang sudah tertatih-tatih setelah mendapat tekel buruk dari bek Nikola Milenkovic.
Sementara itu, Dokter Timnas Brasil Rodrigo Lasmar mengatakan superstar Brazil itu mengalami cedera setelah bertabrakan dengan lawannya. Neymar diganti pada menit ke-79 ketika tim Samba itu memimpin 2-0 atas Serbia.
"Kami mesti menunggu 24 hingga 48 jam untuk mendapatkan penilaian yang lebih baik," kata Lasmar seperti dikutip AFP.
"Kami belum menjadwalkan MRI apa pun dan besok kami akan membuat taksiran lagi."
Baca Juga: Prediksi Belanda vs Ekuador, Matchday Kedua Grup A Piala Dunia 2022 Malam Ini
"Kita harus menunggu, kita tidak bisa membuat pernyataan prematur mengenai perkembangannya."
Neymar terlihat pincang setelah pertandingan, sementara foto sang striker menunjukkan pembengkakan pada pergelangan kaki kanannya.
Pelatih Tite mengatakan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu awalnya bertahan di lapangan setelah pergelangan kakinya cedera "karena tim membutuhkannya".
Dia juga menepis kekhawatiran bahwa pemain berusia 30 tahun itu bisa lama cedera sehingga mengakhiri perjalanannya dalam Piala Dunia.
“Anda bisa yakin Neymar akan bermain lagi dalam Piala Dunia ini."
Neymar yang tampak kecewa menolak berbicara kepada wartawan saat meninggalkan stadion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD