Suara.com - Pelatih Timnas Brasil Tite mengaku melihat Neymar jadi sasaran empuk timnas Serbia. Bayangkan, Neymar jadi korban 9 kali pelanggaran Serbia. Tapi Neymar tetap dipertahankan di lapangan.
Alasan Tite, dia masih mengandalkan Neymar untuk jadi mesin gol mesih sudah bisa bertahan sampai 2 gol.
"Dia bertahan untuk dua gol yang kami cetak meski merasakan cedera engkelnya karena tim membutuhkannya," kata Tite usai pertandingan, dikutip dari ESPN.
Neymar juga dipercaya bisa mengatasi rasa sakit kakinya.
“Dalam dua peluang dan peluang yang dia masuki, yang [sangat menentukan], kemampuannya mengatasi rasa sakit. Di kedua gol dia sudah merasakannya," lanjut Tite.
"Anda bisa yakin bahwa Neymar akan bermain di Piala Dunia. Saya sangat yakin tentang itu. Dia akan bermain di Piala Dunia."
Pemain berusia 30 tahun itu tampak tertekan saat berjalan ke bangku cadangan dan tampak menangis sebelum menutupi wajahnya dengan kausnya.
Meskipun belum ada prognosis definitif mengenai tingkat cederanya, penantian cemas untuk diagnosis adalah pengingat cedera yang memaksa Neymar keluar dari Brasil 2014.
Saat itu ketika patah tulang belakang setelah tantangan oleh pemain Kolombia Camilo Zuniga mengakhiri kompetisinya di babak perempat final.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini, Ada Laga Belanda vs Ekuador dan Inggris vs Amerika Serikat
Ada juga kekhawatiran di antara rekan setim Neymar.
"Ini mengkhawatirkan, bukan? Tapi kami belum tahu apa yang terjadi. Kami tahu betapa pentingnya dia, sebagai bintangnya," kata Antony, rekan setim Neymar.
“Hal terpenting bagi kami adalah membuatnya 100% untuk pertandingan berikutnya,” kata Richarlison.
Neymar mendapatkan rawat jalan setelah cedera pergelangan kaki kanan. Neymar berbenturan dengan lutut pemain timnas Serbia dalam pertandingan Piala Dunia 2022, Kamis malam.
Neymar menangis di bangku pemain cadangan di pinggir lapangan setelah dia ditarik keluar.
Sementara Neymar memang sebagai pemain inti di jantung serangan Brasil.
Penyerang Brasil itu menjadi sasaran sembilan pelanggaran sepanjang pertandingan oleh tim Serbia dan digantikan oleh Antony pada menit ke-80 setelah menghabiskan beberapa waktu di lapangan di Lusail Iconic Stadium menyusul tekel keras oleh Nikola Milenkovic.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement