Suara.com - Timnas Kamerun meraih kemenangan bersejarah atas Timnas Brasil dengan skor 1-0 pada laga pamungkas Grup G Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, Sabtu (3/12/2022) dini hari WIB. Sayang, kemenangan ini tidak cukup untuk membawa Kamerun ke babak 16 besar.
Gol tunggal Kamerun pada laga ini dicetak Vincent Aboubakar di menit ke-90+2 injury time, yang kemudian berlanjut dengan kartu kuning kedua alias kartu merah untuk striker kawakan dan kapten Kamerun itu lantaran melepas kausnya saat melakukan selebrasi gol.
Namun, kemenangan 1-0 ini tak cukup untuk membawa Kamerun lolos ke fase gugur. The Indomitable Lions --julukan Timnas Kamerun-- hanya bisa finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup G dengan 4 poin dari tiga laga.
Ini lantaran di laga Grup G lainnya yang dimainkan di waktu bersamaan, Swiss memenangi laga sengit kontra Serbia dengan skor 3-2.
Swiss keluar sebagai runner-up Grup G dengan 6 poin, hanya kalah selisih gol dari Brasil yang lolos sebagai juara grup.
Brasil sendiri, yang menurunkan tim pelapisnya pada laga ini, harus rela rekor sempurna mereka rusak usai di dua laga awal Grup G menyapu bersih kemenangan.
Highlight Pertandingan
Di Stadion Lusail, Brasil tampil dominan sejak menit awal. Sementara Kamerun praktis mengandalkan counter-attack cepat.
Duo Brasil yang bermain untuk Manchester United, Antony dan Fred pun mengancam. Namun, bola masih melebar dari sasaran.
Baca Juga: Korea Selatan Tembus Babak 16 Besar, Asia Sah Bikin Sejarah Baru di Piala Dunia
Menit ke-14, Fred mengirim umpan matang kepada Gabriel Martinelli. Namun, tandukan Martinelli masih mampu diantisipasi penjaga gawang Kamerun, Devis Epassy.
Sampai menit ke-30, Brasil tetap dominan, khususnya dalam penguasaan bola. Akan tetapi, peluang bersih sulit didapatkan 'tim B' Selecao --julukan Timnas Brasil-- asuhan pelatih Tite sejauh ini.
Menit ke-37, tembakan Antony masih lemah sehingga berhasil ditangkap Devis Epassy.
Ancaman kembali dilancarkan Brasil melalui tembakan Gabriel Martinelli dan Rodrygo di penghujung paruh pertama. Namun, masih belum membuahkan hasil.
Kamerun membalas melalui tandukan Bryan Mbeumo, namun masih mampu di-tip kiper kedua Brasil, Ederson. Tidak ada gol tercipta hingga paruh pertama usai.
Di babak kedua, Brasil masih aktif menyerang Kamerun. Meski demikian, Kamerun juga bukan tanpa perlawanan. Ancaman-ancaman juga dihadirkan tim besutan Rigobert Song tersebut.
Gol yang ditunggu-tunggu Kamerun akhirnya baru datang pada injury time. Menit ke-90+2, Ngom Mbekeli mengirim umpan matang dan langsung ditanduk oleh Vincent Aboubakar.
Uniknya, Vincent Aboubakar langsung diganjar kartu merah usai mencetak gol. Striker kawakan Kamerun itu itu diganjar kartu kuning kedua karena berselebrasi dengan melepas jersey.
Sampai peluit panjang ditiup wasit, Kamerun berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 mereka. Sayang, kemenangan ini tak cukup untuk membawa The Indomitable Lions melangkah ke babak selanjutnya.
Meski demikian, para penggawa Kamerun layak pulang dari Qatar dengan kepala tegak. Pasalnya, Kamerun adalah satu-satunya tim dari Afrika yang sukses mengalahkan Brasil di sepanjang sejarah Piala Dunia!
Susunan Pemain
Timnas Kamerun XI (4-3-3): Devis Epassy; Nouhou Tolo, Christopher Wooh, Enzo Ebosse, Collins Fai; Pierre Kunde, Nicolas Moumi, Zambo Anguissa; Choupo-Moting, Bryan Mbuemo, Vincent Aboubakar.
Pelatih: Rigobert Song (Kamerun)
Timnas Brasil XI (4-2-3-1): Ederson; Alex Telles, Bremer, Eder Militao, Dani Alves; Fabinho, Fred; Gabriel Martinelli, Rodrygo, Antony; Gabriel Jesus.
Pelatih: Tite (Brasil)
Tag
Berita Terkait
-
Viral Foto Carlo Ancelotti Dicium Tiga Wanita, Netizen: Definisi Menikmati Hidup di Usia Tua
-
Rekam Jejak Jefferson Carioca: Gelandang Timnas Brasil yang Direkrut Persis Solo
-
Hasil Piala Afrika 2025: Kalahkan Afrika Selatan, Kamerun Lolos ke Perempat Final
-
Oscar Menyerah Usai Alami Masalah Jantung, Eks Chelsea Itu Putuskan Gantung Sepatu
-
Carlo Ancelotti Siapkan Kartu AS Brasil di Piala Dunia 2026, Vinicius Jr Tersisih?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Pemain Keturunan Indonesia Masuk Daftar Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Thom Haye Mendadak Tinggalkan Persib Bandung, Bojan Hodak Buka Suara
-
Persija Jakarta Wajib Sempurna! Asa Juara BRI Super League di Ujung Tanduk
-
Perpaduan Sains dan Kultur Lokal, Ini Profil Lengkap Asisten Pelatih John Herdman
-
Media Belanda: Ajax Beruntung Dapatkan Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes
-
Debut di Posisi Baru, Ini Kata-kata Dion Markx Usai Jalani Laga Perdana Bersama Persib
-
Debut Solid, Maarten Paes Langsung Pasang Target Tinggi di Ajax, Apa Itu?
-
Bangkit dari Tiga Kekalahan, Bali United Bidik Tiga Poin Kontra PSIM Yogyakarta
-
Dirumorkan Balikan dengan Manchester United, Ini Respons Scott McTominay
-
Arsenal Jaga Jarak Lima Poin, Arteta Ingatkan Viktor Gyokeres Cs Jangan Kepleset Lagi