Suara.com - Gelandang Swiss Xherdan Shaqiri meminta maaf Timnas Swiss tersingkir di Piala Dunia 2022 setelah mencapat peringkat babak perdelapan besar setelah dihajar Portugal 6-1. Xherdan Shaqiri minta maaf ke para penggemar sepak bola Swiss.
Portugal vs Swiss bertanding kemarin malam di Stadion Lusail, Qatar.
Goncalo Ramos mencetak hat-trick, dengan Pepe, Raphael Guerreiro dan Rafael Leao juga mencetak gol.
Namun ini merupakan kali pertama Swiss melaju ke perempat final Piala Dunia pertama mereka sejak 2006. Swiss belum pernah mencapai delapan besar di Piala Dunia sejak 1954.
"Hari ini kami harus meminta maaf kepada semua fans Swiss atas nama tim. Itu bukan wajah asli kami malam ini," kata Shaqiri.
"Kami sangat kecewa. Kami menunjukkan batas kami malam ini. Pelatih memberi kami rencana tetapi itu tidak berhasil bagi kami. Kami sudah kalah di babak pertama dan selalu terlambat selangkah."
Sementara itu Pelatih Swiss Murat Yakin mengatakan Portugal memberikan kejutan.
"Kami harus menerima kekalahan ini dan mengucapkan selamat kepada Portugal. Mereka adalah tim terbaik malam ini. Mereka mengejutkan kami," kata Murat Yakin.
“Kami kalah dalam pertandingan hari ini, tetapi itu tidak berarti kami harus terlalu pesimis dan mengkritik segalanya. Tim telah menunjukkan semangat tim yang hebat."
Baca Juga: Ronaldo Jadi Pemain Cadangan, Pelatih Portugal: Tidak Ada Masalah Pribadi, Dia Pemain Terbaik Dunia
"Tapi kekalahan ini menyakitkan. Skor dan kekalahan itu membuat saya sedih."
Kiper Swiss Yann Sommer juga berkomentar jika mental mereka tidak cukup kuat selama pertandingan.
"Kami tidak menunjukkan mentalitas yang biasanya kami bawa ke lapangan," tambahnya.
"Ini malam yang sangat pahit. Kami memberi Portugal terlalu banyak ruang. Saya juga tidak tampil bagus dalam beberapa situasi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Cristiano Ronaldo Buang Muka Ditanya-tanya Soal Lionel Messi
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Lionel Messi Tak Sanggup! Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Fenomenal di Piala Dunia
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu