Suara.com - Pelatih Persita Tangerang, Angel Alfredo Vera menegaskan timnya tidak akan mengubah gaya main jelang menghadapi RANS Nusantara FC di laga pekan ke-14 Liga 1 2022-2023.
Duel Persita vs RANS akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pada Selasa (13/12/2022) pukul 18.00 WIB.
Sebelum laga ini, Persita Tangerang selalu kalah dalam dua pertandingan terakhirnya. Namun, Vera menegaskan Pendekar Cisadane tidak akan mengubah gaya main.
Menurut Vera, kekalahan beruntun tersebut akan ia coba lupakan dan berharap skuadnya mendapatkan pelajaran berharga dari kesalahan yang dilakukan sebelumnya karena kehilangan konsentrasi.
"Sebenarnya kita dari awal kompetisi sampai sekarang kita tak mengubah cara bermain. Dan mungkin dua lawan terakhir kita kalah karena membuat kesalahan sendiri," ungkap Vera, dikutip dari laman resmi klub, Selasa (13/12/2022).
"Kita berusaha lebih fokus dan bisa tampil dengan lebih konsentrasi untuk bisa mendapat tiga poin yang kita butuhkan. Mungkin kita kurang fokus dan hilang konsentrasi saat situasi pertandingan. Yang membuat tim belum bisa mendapat kemenangan," sambung dia.
"Semua pemain kita harapkan lebih fokus dan kita bisa meraih kemenangan lagi. Saya pikir tidak seperti itu. Seperti yang saya bilang ada beberapa kesalahan yang membuat kita kalah, pungkasnya.
Soal persiapan menghadapi Rans Nusantara FC, pelatih asal Argentina itu mengatakan timnya memiliki persiapan bagus dan dalam kondisi baik untuk menghadapi tim asuhan Rahmad Darmawan tersebut.
"Persiapan kami bagus, para pemain sudah selesai latihan tadi pagi tadi. Semua siap dan dalam kondisi baik untuk menghadapi Rans. Ya memang waktu sedikit lebih banyak untuk persiapan, semuanya baik," jelas Vera.
Baca Juga: Kondisi Membaik, Osvaldo Haay Tak Sabar Perkuat Persija Jakarta di Liga 1 Musim Ini
Setelah menelan dua kekalahan sebelumnya, Persita Tangerang tercatat menduduki peringkat ke-6 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 22 poin dari 13 laga, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Jelang Laga, Pelatih Persija Tegaskan Kepada Pemain Harus Lebih Baik dari Sebelumnya
-
Klasemen Liga 1 2022-2023: Bali United Gusur PSM Makassar dari Puncak usai Bungkam Madura United
-
Hadapi PSIS Semarang, Persija Jakarta Bidik Poin Penuh
-
Lupakan Kekalahan dari Persib, Aji Santoso Pastikan Persebaya Siap Tempur Hadapi Persik Kediri
-
Privat Mbarga Trengginas, Bali United Pecundangi MU 3-1, Serdadu Tridatu ke Puncak Klasemen Liga 1
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati