Suara.com - Laga Argentina vs Kroasia akan menjadi sajian pertama fase semifinal Piala Dunia 2022. Kedua negara yang masing-masing mewakili zona Amerika Latin dan Eropa ini akan saling bersaing memperebutkan hadiah tempat di final, untuk menghadapi Prancis atau Maroko.
Seperti diketahui, setelah memuncaki Grup C, Argentina yang terinspirasi Lionel Messi mengalahkan Australia 2-1 di babak 16 Besar. Terbaru, mereka sukses mengalahkan Belanda melalui adu penalti di perempat final, dalam pertandingan yang sebagian besar didominasi Messi Cs tetapi malah berakhir imbang 2-2 meski sudah memasuki perpanjangan waktu.
Di sisi lain, Kroasia hanya jadi runner-up di Grup F namun mampu melaju sejauh ini sejak memasuki fase knock-out. Uniknya, mereka mendapat tempat di semifinal ini berkat dua kemenangan adu penalti. Pertama dengan mengalahkan Jepang di babak 16 Besar setelah bermain imbang 1-1, kemudian mengulangi "trik" yang sama saat melawan favorit Brasil.
Dua catatan perjalanan yang cukup berbeda itu mengiringi perjumpaan Argentina vs Kroasia di babak 4 Besar malam ini. Bisa dipahami bahwa Argentina yang secara tradisional memang selalu jadi salah satu favorit, tetap diunggulkan di perjumpaan ini, meski catatan mereka ketika kalah di penampilan perdana cukup membuat syok.
Sementara sebaliknya, Kroasia tetaplah dalam posisi yang kurang diunggulkan di laga ini. Selain berdasarkan reputasi dan nama besar Argentina yang relatif lebih "mentereng" selama ini, Kroasia sendiri secara prestasi dan posisi di ranking FIFA sejauh ini memang masih di bawah Argentina.
Bahkan meski dengan fakta bahwa Kroasia adalah runner-up Piala Dunia 2018 lalu, serta bahwa mereka di ajang itu justru mampu menang telak 3-0 atas Argentina dalam perjumpaan di grup. Kroasia nyatanya tetaplah tidak terlalu difavoritkan di perjumpaan kembali ini, dan itu setidaknya terbukti dari catatan di beberapa situs bola, maupun prediksi pengamat.
Kenyataan ini sebenarnya justru menguntungkan bagi Kroasia, karena secara beban mental mereka jadi bisa bermain lebih lepas karena tidak sebagai tim yang difavoritkan. Apalagi mereka masih akan tampil full-team, tanpa ada yg terkena sanksi kartu maupun cedera, termasuk tentunya dengan keberadaan motor sekaligus "roh" timnya, Luka Modric, pemain peraih penghargaan Ballon d'Or 2018.
Hanya saja jika bicara "roh tim", Argentina tentu saja juga punya Lionel Messi yang justru adalah pemain terbaik dunia dengan lebih banyak lagi capaian penghargaan pribadi. Dan jika melihat performa Messi sejauh ini di Qatar 2022, tidak saja berdasarkan torehan 4 gol dan sejumlah assist, dia diyakini masih akan sangat berperan terhadap performa Argentina sekaligus peluang mereka meraih target juara.
"Tujuan (target) sudah ada di sana untuk kami. Kami kini berada di 'pesta dansa' dan kami harus terus menari. Kami ingin terus maju, dengan segala hormat kepada Kroasia, dan kami berharap dapat melakukan itu," ungkap pelatih Argentina, Lionel Scaloni, dengan nada penuh optimisme, beberapa hari lalu.
Baca Juga: Luka Modric Akui Kroasia Memiliki DNA Seperti Real Madrid
Kroasia tentu tidak kalah semangat dan optimis saat ini. Senada dengan apa yang pernah diungkapnya Modric bahwa timnya senantiasa mampu melaju melalui berbagai drama (secara dramatis), pelatih Kroasia Zlatko Dalic pun percaya akan "keajaiban" timnya itu.
"Saya sangat senang dengan apa yang telah kami capai. Kami adalah (negara dengan) tiga setengah juta orang, dan kami berada di semifinal untuk kedua kalinya berturut-turut. Kami ini (tim yang) tidak normal," tutur Dalic.
Lantas, siapakah yang akan sukses memenangi duel ini dan melaju ke final? Apakah Lionel Messi dan kawan-kawan, ataukah Luka Modric dan timnya? Meski berbagai prediksi saat ini cenderung lebih mengunggulkan Argentina, hasil imbang yang akirnya kembali bisa berujung adu penalti sepertinya juga sangat memungkinkan.
Kondisi Tim
Argentina:
Satu-satunya masalah cedera di tim Argentina saat ini adalah Angel Di Maria, yang baru sempat masuk beberapa menit terakhir saat melawan Belanda. Sementara itu, ada Marcos Acuna dan Gonzalo Montiel yang sama-sama diskors setelah masing-masing menerima dua kartu kuning.
Kroasia:
Meskipun Kroasia tidak memiliki masalah cedera atau skorsing, partai ini akan terasa kian berat bagi mereka setelah dua pertandingan yang harus sampai ke adu penalti. Pelatih Zlatko Dalic mungkin akan menunggu hingga menit terakhir untuk menentukan timnya, meski potensi line-up yang sama tetap dimainkan cukup besar.
Tag
Berita Terkait
-
13 Fakta Menarik Jelang Argentina vs Kroasia di Semifinal Piala Dunia 2022: Kans Messi Lampaui Rekor Maradona
-
Jadwal Siaran Langsung Argentina vs Kroasia di Semifinal Piala Dunia 2022 Malam Ini, Lengkap dengan Link Live Streaming
-
Enggak Ada Takutnya, Pelatih Kroasia Klaim Punya Cara Hentikan Lionel Messi Jelang Semifinal Piala Dunia 2022
-
Kroasia Tak Siapkan Skema Adu Penalti, Dalic: Argentina di Bawah Tekanan Lebih Besar daripada Kami
-
Jelang Argentina vs Kroasia: Scaloni Cari Cara Bongkar Rapatnya Pertahanan Vatreni
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR