Suara.com - Hanya beberapa hari jelang memainkan laga pertama Piala AFF 2022, Timnas Indonesia disebut pelatih Shin Tae-yong masih membutuhkan perbaikan salah satu aspek permainan mereka.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyebut timnya masih membutuhkan perbaikan dalam satu aspek permainan jelang tampil di matchday pertama Grup A Piala AFF 2022.
Jika satu aspek itu bisa segera diperbaiki skuad Garuda, Shin Tae-yong meyakini bahwa Saddil Ramdani dan kawan-kawan akan menjadi tim yang sangat berbahaya di Piala AFF 2022.
Lalu apa aspek yang masih harus diperbaiki Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2022? Shin Tae-yong menyebut hal itu adalah transisi permainan.
Transisi cepat dari bertahan ke menyerang atau sebaliknya dinilai Shin Tae-yong sebagai kunci utama Timnas Indonesia untuk bisa bersaing memperebutkan gelar Piala AFF 2022.
“Kalau internal game lebih menilai pergerakan pemain, itu saja. Kami bisa menjadi tim yang kuat jika transisi permainan lebih cepat," kata Shin Tae-yong dikutip dari laman AFF, Rabu (21/12/2022).
"Saat ini kita masih kurang dalam transisi, itu yang harus kita benahi agar lebih baik lagi,” tambahnya.
Timnas Indonesia terus mempersiapkan diri jelang matchday pertama Grup A kontra Kamboja. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Jumat (23/12/2022) pukul 16.30 WIB.
"Para pemain mengikuti latihan dengan baik, antusias, dan bekerja keras. Saya puas dengan perkembangan pemain selama ini,” kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Usai Angkat Trofi Piala Dunia 2022, Salt Bae Banjir Kecaman, Apa Kata FIFA?
Di Grup A Piala AFF 2022, selain Kamboja, Timnas Indonesia tergabung bersama Thailand, Filipina dan Brunei Darussalam.
Piala AFF 2022 berlangsung dari 20 Desember 2022 hingga 16 Januari 2023. Pada edisi kali ini, AFF kembali menggunakan format sebelum 2020 di mana setiap tim akan melakoni laga kandang dan tandang.
Pada edisi 2020, Piala AFF berlangsung terpusat. Hal itu dilakukan sebagai adaptasi di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia beberapa tahun terakhir.
Piala AFF 2022 diikuti oleh 10 tim peserta yang dibagi ke dalam dua grup yakni Grup A dan Grup B. Masing-masing tim dari dua grup itu akan memainkan dua laga kandang dan dua tandang.
Tim peringkat satu dan dua klasemen akhir masing-masing grup fase penyisihan, bakal melaju ke babak semifinal. Rinciannya, juara Grup A akan melawan runner-up Grup B, dan pimpinan Grup B melawan runner-up Grup A.
Berita Terkait
-
Pemain Kamboja Bocorkan Kelemahan Tim Sendiri Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
-
Pesona Kekasih Gelandang Thailand Sanrawat Dechmitr, Doyan Pamer Kemolekan Tubuh di Sosmed
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2022, Lengkap dengan Daftar Harga
-
Elkan Baggott Buat Pemain Wolves Pontang-panting, Pelatih Gillingham: Saya Bangga!
-
Harapkan Dukungan Langsung Suporter Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Ini Pesan Marc Klok
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor