Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Thierry Bin, gelandang Timnas Kamboja yang lahir di Prancis yang tampil cukup oke di laga Piala AFF 2022 melawan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia hanya menang tipis 2-1 atas Kamboja pada laga perdananya di Grup A Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/12).
Thierry Bin sendiri tak dipercaya tampil sejak menit awal oleh pelatih Timnas Kamboja asal Jepang, Ryu Hirose.
Gelandang jangkar berusia 31 tahun ini baru masuk pada menit ke-73 menggantikan bek Visal Soeuy saat Kamboja mencari gol penyama kedudukan.
Namun meski tampil cuma sekira 15 menit lebih, Thierry Bin mampu menampilkan permainan yang cukup oke melawan skuad Garuda.
Lantas, siapakah sosok Thierry Bin tersebut? Berikut profilnya singkatnya.
Eks Timnas Prancis U-17
Thierry Bin merupakan gelandang veteran milik Kamboja yang lahir di Villepinte, Prancis, pada 1 Juni 1991 atau 31 tahun silam.
Lahir dan besar di Prancis, Thierry Bin memulai karier sepak bolanya di negara tersebut dengan bermain untuk tim muda RC Strasbourg.
Baca Juga: Timnas Indonesia Cuma Menang Tipis, Pelatih Kamboja Tetap Akui Kehebatan Skuad Garuda
Usai bermain di Strasbourg, Thierry Bin sempat hijrah ke berbagai klub Prancis lainnya seperti SC Bregtiny, St-Jean, dan Aubervilliers hingga 2012.
Setelahnya, Thierry Bin memilih pulang ke tanah asal orang tuanya, yakni Kamboja dengan bergabung Phnom Penh Crown FC pada 2012.
Tercatat ia membela tim ibu kota Kamboja Itu selama lima tahun, sebelum berpetualang ke Thailand dan bergabung Krabi FC.
Sayangnya di Thailand kiprahnya tak bertahan lama. ia sempat dipinjamkan ke tim Kamboja lainnya sebelum dilepas ke Terengganu pada 2019.
Di Malaysia pun perjalanannya tak bertahan lama. Thierry Bin sempat kembali ke Thailand dengan bergabung Sukhothai FC sebelum akhirnya kembali ke negeri Jiran dan bergabung Perak pada 2020.
Usai ditendang Perak FC, Thierry Bin kembali ke Kamboja dan bergabung Visakha FC. Hingga kini, ia berstatus pemain andalan tim papan atas Kamboja itu.
Berita Terkait
-
Mitchell Baker Akhirnya Muncul Usai Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Apa Katanya?
-
Pesan Tegas dari Ruang Ganti Timnas Indonesia: Terima Sakitnya, Lalu Bangkit di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Erick Thohir Tantang John Herdman Bangkit: Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana