Suara.com - Wasit final Piala Dunia 2022 Szymon Marciniak mengakui kesalahan ketika memimpin partai puncak antara Argentina vs Prancis. Dia sedikit membantu Tim Tango dan merugikan Les Bleus.
Duel Argentina vs Prancis pada akhirnya dimenangkan oleh wakil Amerika selatan lewat babak adu penalti yang berkesudahan 4-2 setelah bermain imbang 3-3 selama 120 menit.
Dalam laga penuh drama ini, Szymon Marciniak memberikan tiga hadiah penalti, dua untuk Prancis dan satu untuk Argentina yang berbuah gol pembuka La Albiceleste.
Dalam sejumlah momen, keputusan Marciniak banyak dipertanyakaan oleh berbagai pihak. Yang paling jadi sorotan adalah sedikitnya sang pengadil berkonsultasi dengan VAR dalam berbagai keputusan krusial yang diambilnya.
Kini, Marciniak mengakui telah membuat kesalahan dadlam memimpin pertandingan final Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Lusail Iconic Stadium itu.
"Tentu saja ada kesalahan di final ini. Saya menginterupsi serangan balik Prancis setelah tekel buruk dari Marcos Acuna," kata Marciniak dikutip dari 90Min, Senin (26/12/2022).
“Saya takut pemain yang dilanggar ingin bersantai, dan saya salah membacanya karena tidak terjadi apa-apa, dan Anda dapat memberikan keuntungan [agar laga terus berjalan--Red] sebelum kembali untuk memberikan kartu [kepada pemain yang melanggar--Red]."
Marciniak mengakui memimpin partai sekelas final Piala Dunia 2022 sangat berat. Meski demikian, dia menyebut tidak ada kesalahan besar yang dia lakukan pada pertandingan yang disorot oleh miliaran mata tersebut.
"Sulit. Dalam pertandingan seperti ini, saya melakukan kesalahan dalam kegelapan. Yang penting tidak ada kesalahan besar," jelas wasit asal Polandia tersebut.
Surat kabar Prancis L'Equipe mengklaim gol Lionel Messi untuk membawa Argentina unggul 3-2 seharusnya tidak sah karena sebelum gol terjadi, para pemain cadangan Argentina terlihat sudah masuk ke dalam lapangan.
Tag
Berita Terkait
-
4 Pemain Bertubuh Mungil di Piala Dunia 2022, Ada yang Cuma 158 Cm
-
Pesan Natal Jawara Piala Dunia 2022, Argentina: Terima Kasih Papa Lionel!
-
Jadwal Boxing Day Liga Inggris 26 Desember 2022, Lengkap dengan Link Live Streaming
-
Bisht Lionel Messi Ditawar 1 Juta Dolar AS oleh Kesultanan Oman
-
Kecaman ke Martinez Makin Serius karena Selebrasi Vulgar hingga Ejek Kylian Mbappe
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci