Di posisi "striker", ada baiknya memberikan kepercayaan kepada Ilija Spasojevic. Walau dinilai bermain tak maksimal saat menjadi pemain pengganti kontra Kamboja, bagaimana pun penyerang berusia 35 tahun itu adalah pesepak bola tersubur di Liga 1 Indonesia 2021-2022 (23 gol) dan, pada musim terkini, dia sudah membuat tujuh gol untuk Bali United hanya dari 11 pertandingan Liga 1.
Formasi dan Strategi
Saat menghadapi Kamboja, formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Shin Tae-yong terasa kurang menggigit.
Sebagai alternatif, Shin mungkin bisa kembali ke formasi tiga bek, 3-4-3 atau 3-5-2.
Dengan komposisi trio bek tengah, Indonesia mampu mengandaskan Nepal dengan skor 7-0 pada laga Kualifikasi Piala Asia 2022. Skema tersebut juga membawa Indonesia menekuk Curacao 3-2, pada laga persahabatan FIFA, 24 September 2022.
Jika demikian, Shin bisa saja menurunkan Jordi Amat, Rizky Ridho dan Fachruddin Aryanto di belakang. Di tengah, gelandang bertahan Rachmat Irianto kemungkinan turun sebagai sebelas pertama setelah hadir dalam konferensi pers.
Rachmat dapat disandingkan dengan Klok di lini sentral, didampingi bek sayap (wing back) Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam.
Di depan mereka, Egy Maulana dan Witan Sulaeman, yang masing-masing membuat satu gol saat melawan Kamboja, dan Ilija Spasojevic layak ditugaskan untuk mencuri gol.
Brunei Darussalam diperkirakan akan bermain bertahan dengan sesekali melakukan serangan balik.
Baca Juga: Brunei Darussalam Pernah Bungkam Timnas Indonesia, Dua Kali
Hal itu wajib diwaspadai oleh timnas Indonesia. Andai tidak konsentrasi, skuad "Garuda" berpotensi kecolongan. Ini berbahaya karena hasil seri saja akan terasa seperti kalah.
Berdasarkan laman 11v11.com, pada level senior sejak tahun 1977, Indonesia menang delapan kali dan kalah dua kali dari 10 pertemuan dengan Brunei Darussalam, dua laga lain berakhir imbang.
Kekalahan terakhir Indonesia dari Brunei Darussalam terjadi pada tahun 1990. Meski telah lampau, itu berarti Brunei Darussalam tetap berpeluang mengandaskan perjuangan Indonesia.
Di Grup A Piala AFF 2022, Indonesia menduduki posisi ketiga klasemen sementara dengan tiga poin dari satu laga dan selisih gol +1.
Thailand masih kokoh di puncak klasemen juga dengan tiga poin (dari satu laga) tetapi memiliki selisih gol +5. Filipina ada di bawahnya dengan tiga poin (dari dua laga) dan selisih gol +3.
Kamboja bertengger di posisi keempat dengan tiga poin dari dua pertandingan (selisih gol 0). Brunei Darussalam berstatus sebagai tim terbawah Grup A lantaran selalu kalah dari dua laga (selisih gol -9).
Andai menundukkan Brunei Darussalam, Indonesia kemungkinan akan memanjat ke peringkat kedua klasemen. Pada Senin (26/2), Grup A Piala AFF 2022 juga mempertandingkan Thailand versus Filipina di Stadion Thammasat, Rangsit, Thailand.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Ditanya Target Jumlah Gol Jebol Gawang Brunei, Jawabannya Mengejutkan
-
Marc Klok Bocorkan Instruksi Khusus Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia vs Brunei di Piala AFF 2022
-
Top Skor BRI Liga 1, Shin Tae-yong Masih Percaya Ilija Spasojevic Bisa Moncer di Piala AFF 2022
-
Tantang Brunei, Shin Tae-yong Pastikan Timnas Indonesia Rotasi Pemain
-
Timnas Indonesia Pakai Pesawat Carter di Piala AFF 2022, Shin Tae-yong Puji Ketum PSSI
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia